KabarBaik.co, Jember – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus masif melakukan edukasi kebencanaan menyasar generasi muda. Lembaga tersebut menggelar sosialisasi dan simulasi tanggap bencana dalam rangkaian acara Apel Siswa “Bunga Desaku” yang berpusat di SMPN 1 Sumberjambe, Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Rabu (1/7).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini diikuti dengan sangat antusias oleh sekitar 1.000 siswa-siswi yang berasal dari 5 SMP negeri dan 2 SMP swasta se-Kecamatan Sumberjambe. Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, melalui Tim Pencegahan dan Kesiapsiagaan, menerjunkan personel ahli untuk memberikan materi khusus terkait potensi ancaman di wilayah setempat, yakni kesiapsiagaan menghadapi erupsi Gunung Raung.
Narasumber, Rizal Purnama dan Fikri Auzan, memaparkan materi dasar kebencanaan, pengenalan Tas Siaga Bencana (TSB), hingga langkah-langkah penyelamatan diri secara interaktif yang diselingi dengan sesi tanya jawab bersama para siswa. Buka hanya sekadar teori, BPBD Jember juga mengajak ribuan siswa dan para guru untuk melakukan simulasi praktik evakuasi mandiri dan tata cara evakuasi korban erupsi gunung api.
“Melalui simulasi ini, para peserta dibekali pemahaman riil mengenai bagaimana cara menyelamatkan diri yang benar serta memberikan pertolongan awal kepada korban secara aman, sebelum petugas BPBD maupun tenaga medis tiba di lokasi,” ujar Fikri Auzan di sela-selas kegiatan.
Edukasi ini dinilai sangat krusial mengingat letak geografis Kecamatan Sumberjambe yang berada di kawasan lereng Gunung Raung, sehingga kesiapsiagaan masyarakat, termasuk klaster sekolah, harus terus diasah.
Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari permohonan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember, sekaligus perintah langsung Kepala BPBD Jember untuk memperkuat ketahanan bencana di tingkat tapak. Melalui momentum Apel Siswa Bunga Desaku ini, diharapkan terbangun sinergi, kerja sama, dan kolaborasi berkelanjutan dalam hal edukasi demi mewujudkan Jember yang tangguh dan siap menghadapi bencana. (*)






