Warga Sulit Cari Gas Melon, Hiswana Migas Besuki Upayakan Penambahan Kuota

oleh -83 Dilihat
lpg
Suasana di salah satu agen LPG di Jember. (Aji)

KabarBaik.co, Jember – Kelangkaan gas LPG 3 kg mulai dirasakan warga di beberapa wilayah Kabupaten Jember dan Bondowoso. Menanggapi fenomena ini, Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Wilayah Besuki mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan yang signifikan menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

Ketua DPC Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana menggatakan, salah satu pemicu utama lonjakan konsumsi ini adalah dimulainya produksi pembuatan kue kering UMKM khususnya di sentra kue kacang yang terletak di Kecamatan Mayang.

Menurutnya, fenomena ini merupakan siklus tahunan menjelang bulan Ramadan, di mana para perajin kue mulai meningkatkan kapasitas produksinya.

“Fenomena peningkatan permintaan Elpiji 3 kg di Jember salah satunya dipicu oleh mulainya produksi sentra kue kacang di Mayang,” ujar Ikbal saat dikonfirmasi pada Kamis (29/1).

Untuk menjaga stabilitas stok di masyarakat, pihaknya telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh agen Elpiji di Jember. Instruksi ini khususnya ditujukan untuk wilayah Jember Timur yang meliputi, Kecamatan Mayang, Kalisat, Silo dan Ledokombo.

“Kami meminta agar agen untuk meneruskan imbauan kepada pangkalan agar menerapkan aturan satu orang satu tabung,” tegasnya.

Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya panic buying dan memastikan distribusi gas melon tetap merata bagi rumah tangga, UMKM, serta petani dan nelayan sasaran.

Selain di Jember, kondisi serupa juga dipantau terjadi di Kabupaten Bondowoso. Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah setempat telah bersurat kepada Pertamina untuk meminta alokasi fakultatif atau tambahan stok guna menstabilkan kondisi pasar.

“Untuk Kabupaten Bondowoso, rencananya mulai besok akan ada penambahan fakultatif sebesar 30 persen dari alokasi harian,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan pemilik Agen LPG di Jember Fandy Setya Laksana, ia mengungkapkan bahwa permintaan tabung gas elpiji bersubsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Jember mengalami peningkatan cukup signifikan.

Kondisi ini membuat sejumlah konsumen di beberapa wilayah dilaporkan kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

“Paling tinggi permintaan itu terjadi di wilayah Jember Timur dan Jember Selatan,” katanya.

Bahkan ia menyebut permintaan LPG 3 kilogram meningkat hingga sekitar 40 persen dibandingkan hari normal. Dengan fenomena ini, saat ini Hiswana Migas Besuki tengah mengupayakan penambahan kuota tabung gas elpiji 3 kilogram kepada Pertamina agar pasokan tetap terjaga. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.