KabarBaik.co – Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mendorong agar ke depan kegiatan drumband di Kota Batu bisa digelar di Stadion Brantas. Terutama setelah stadion tersebut selesai direnovasi dan dinyatakan siap atau “Sae”.
Hal itu disampaikan Heli saat membuka Kejuaraan Kota (Kejurkot) Drumband Kota Batu Open 2025 tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Batu di GOR Gajahmada. “Hari ini pembukaan Kejurkot Drumband Kota Batu tingkat TK se-Kota Batu Open 2025. Mulainya dari TK, SD, SMP, dan SMA. Alhamdulillah hari ini sudah terlaksana. Semoga drumband di Kota Batu semakin Sae,” ujar Heli.
Heli menyebut beberapa sekolah sempat vakum dari kegiatan drumband, namun Kejurkot ini tetap rutin digelar setiap tahun. “Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat adik-adik kita. Nanti kalau stadionnya sudah jadi, performanya mungkin tidak lagi di GOR Gajah Mada, tapi di Stadion Brantas, karena sedang dibangun supaya tambah Sae,” lanjutnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu, Sentot Ary Wahyudi, menambahkan bahwa cabang olahraga Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Batu setiap tahunnya aktif menyelenggarakan Kejurkot.
“Dalam giat ini kami dari KONI sangat mendukung karena merupakan bagian dari program Cabor PDBI. Seperti yang disampaikan Pak Wawali, mudah-mudahan performanya akan lebih baik jika Stadion Brantas sudah dibangun dengan maksimal,” terang Sentot.
Menurutnya, kejuaraan untuk tingkat TK hanya digelar sehari, sementara untuk jenjang SD, SMP, dan SMA akan dilaksanakan secara bertahap. Penyerahan piala untuk tingkat TK dilakukan pada sore hari yang sama.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori, menyampaikan bahwa kegiatan drumband juga menjadi sarana penguatan karakter peserta didik. “Ini penting untuk membentuk karakter anak-anak kita, seperti kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab. Maka dari itu, Pemerintah Kota Batu dan Dinas Pendidikan sangat mendukung, karena ini merupakan bagian dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah,” ujar Chori. (*)








