Zumba di Atas Banjir, Cara Unik Emak-Emak Sidoarjo Protes Kondisi Sosial

oleh -12362 Dilihat
banjir zumba
Emak-emak penuh semangat senam saat banjir melanda. (Yudha)

KabarBaik.co – Belasan emak-emak di Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, melakukan aksi unik untuk memprotes banjir yang terus melanda daerah mereka. Dengan penuh semangat, mereka melakukan senam zumba di tengah genangan air setinggi 50 sentimeter, Kamis (27/2) pagi.

Aksi ini bukan hanya sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah, tetapi juga sebagai cara menjaga kesehatan menjelang bulan Ramadan.

Menurut warga, banjir telah menggenangi desa mereka selama empat hari tanpa ada tanda-tanda surut. Selain menghambat aktivitas sehari-hari, genangan air juga menyebabkan tumpukan sampah yang tidak terangkut karena petugas kebersihan belum bisa menjangkaunya.

“Terendamnya sudah empat hari, sampai sekarang air tidak surut, malah makin naik. Jadi aktivitas kami terganggu. Untung anak-anak sudah liburan sekolah. Kami sebenarnya sedih karena belum ada solusi, tapi kami tidak mau stres. Lebih baik kami memilih tetap happy,” ujar Agustin, salah satu warga yang ikut dalam aksi tersebut.

Lenny, Ketua RT 2 RW 17 Sumorame, juga mengungkapkan alasan di balik aksi zumba di atas banjir ini. Menurutnya, warga ingin tetap tenang dan bahagia meski menghadapi kesulitan. Selain itu, ia juga menyoroti masalah sampah yang semakin menumpuk akibat sulitnya pengangkutan selama banjir berlangsung.

“Sampah tidak bisa diambil karena masih banjir, jadi harus menunggu air surut dulu. Sebagian warga bahkan terpaksa mengungsi karena kamar mandi di rumah mereka tidak bisa digunakan,” katanya.

Banjir di Desa Sumorame bukan hanya disebabkan oleh hujan deras yang turun sejak Minggu lalu, tetapi juga akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air. Kondisi ini menyebabkan genangan air bertahan lebih lama dan semakin memperparah dampak terhadap warga sekitar.

Banjir tahunan ini menjadi permasalahan yang terus berulang tanpa adanya solusi jangka panjang. Warga berharap Pemkab Sidoarjo segera melakukan normalisasi sungai dan memperbaiki sistem drainase agar banjir tidak terus terjadi setiap musim hujan. “Kami butuh solusi, bukan hanya penanganan sementara,” tambah Lenny.

Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada akses jalan utama yang sulit dilalui kendaraan. Sejumlah warga memilih menggunakan perahu darurat untuk beraktivitas, sementara yang lain harus berjalan menembus genangan air. Kondisi ini semakin mempersulit kehidupan sehari-hari mereka.

Dengan aksi protes unik ini, emak-emak Sumorame berharap perhatian pemerintah segera tertuju pada masalah banjir yang mereka hadapi. “Kami ingin ada tindakan nyata. Kami sudah lelah dengan banjir setiap tahun,” pungkas Lenny. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.