156 Waduk di Gresik Mengering Akibat Kemarau, Ganggu Aktivitas Pertanian

oleh -170 Dilihat
Kondisi salah satu waduk di Gresik yang mengering saat musim kemarau.
Kondisi salah satu waduk di Gresik yang mengering saat musim kemarau. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Seiring berjalannya musim kemarau, ratusan waduk dan daerah irigasi pertanian di wilayah Kabupaten Gresik mulai mengering. Kondisi ini mengganggu aktivitas pertanian warga dan mengancam produktivitas hasil panen.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik, sejauh ini ada sebanyak 156 waduk dan 115 daerah irigasi di wilayahnya mulai mengering. Fenomena tahunan ini dikhawatirkan bakal memukul produktivitas petani di berbagai kecamatan.

Kepala Bidang SDA Dinas PUTR Gresik Ubaidillah menjelaskan, kondisi sumber air sudah habis untuk Musim Tanam (MT) 2. “Untuk MT 3 petani kelihatannya akan mengambil sisa-sisa sumber air yang ada,” ungkapnya, baru-baru ini.

Ubaidillah mengakui, kekeringan ratusa waduk ini akan berdampak kepada tanaman padi yang menjadi tanaman utama petani. Beberapa petani memanfaatkan sisa-sisa sumber air untuk mengairi tanaman hingga akhir musim tanam ketiga.

Ia menyebut, sejumlah petani berupaya mengaliri sawahnya dengan sistem pompa maupun pembuatan sumur dangkal.

Ubaidillah bilang, Pemkab Gresik sudah melakukan berbagai upaya ditengah musim kemarau yang mengakibatkan kekeringan ini. Melalui Dinas PUTR telah melakukan normalisasi atau menambah kapasitas daya tampung waduk.

Selain itu, saluran irigasi yang berfungsi menyalurkan air ke persawahan petani juga dinormalisasi. “Salurannya juga dinormalisasi supaya tampungan-tampungan air semakin besar. Itu untuk persiapan ke depan, antisipasi kekeringan,” jelasnya.

Salah satu petani Kecamatan Benjeng, Lasih, mengaku kekeringan yang melanda lahan pertaniannya sudah terjadi sejak dua minggu terakhir.

Ia melakukan berbagai cara untuk bisa mengalirkan air ke lahan tanamnya untuk mencegah gagal panen. “Kalau tidak air jagungnya tidak akan tumbuh,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.