Petani Gresik Mulai Beralih ke Pertanian Modern, Bantuan Traktor hingga Pompanisasi Disalurkan

oleh -62 Dilihat
Alsintan untuk petani Gresik.
Alsintan untuk petani Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Puluhan kelompok tani di Kabupaten Gresik mulai memanfaatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sistem irigasi modern untuk meningkatkan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim yang kian memengaruhi sektor pertanian.

Bantuan yang disalurkan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) itu meliputi dua unit traktor roda empat, satu unit traktor roda dua, satu unit pompa air, irigasi perpompaan untuk 27 kelompok tani, serta irigasi perpipaan bagi tiga kelompok tani.

Keberadaan alsintan dan infrastruktur pengairan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan sekaligus memperluas areal tanam yang selama ini terkendala ketersediaan air.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, modernisasi pertanian menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas pangan di tengah perubahan pola cuaca yang semakin tidak menentu.

“Alhamdulillah produktivitas pertanian Gresik sampai hari ini terus meningkat. Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Gresik,” ujar Yani, Jumat (17/7/2026).

Menurut dia, tantangan terbesar yang dihadapi petani saat ini bukan hanya biaya produksi, tetapi juga perubahan iklim yang berdampak pada ketersediaan air untuk irigasi.

Karena itu, pemanfaatan teknologi pengairan melalui sistem pompanisasi dan irigasi perpipaan dinilai menjadi solusi agar lahan pertanian yang sebelumnya bergantung pada curah hujan tetap dapat ditanami.

“Ini adalah inovasi pemerintah untuk menjawab tantangan perubahan iklim. Ketika Dinas Pertanian dan Dinas PU berkolaborasi dengan baik, persoalan air bisa dijawab melalui irigasi perpompaan maupun irigasi perpipaan sehingga lahan yang sebelumnya bergantung pada hujan dapat kembali produktif,” katanya.

Yani menyebut wilayah seperti Benjeng dan Balongpanggang masih memiliki potensi peningkatan luas tanam apabila didukung sistem irigasi yang memadai.

Selain memperkuat infrastruktur pertanian, petani juga dinilai mendapat angin segar dari stabilnya harga gabah dan hasil panen dalam hampir dua tahun terakhir serta semakin mudahnya memperoleh pupuk bersubsidi.

“Harga pascapanen sekarang stabil sehingga petani tidak dirugikan. Persoalan pupuk juga semakin baik, akses pupuk subsidi semakin mudah dengan harga yang terjangkau. Ini memberikan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pangan,” ucapnya.

Dengan dukungan alsintan dan modernisasi sistem irigasi, biaya produksi diharapkan dapat ditekan, proses budidaya menjadi lebih efisien, serta hasil panen meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Pemerintah juga mengimbau kelompok tani untuk merawat dan memanfaatkan seluruh bantuan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.