KabarBaik.co, Bojonegoro – Petani di Bojonegoro menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian melalui Pemkab Bojonegoro. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung percepatan proses budidaya tanaman pangan.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemkab Bojonegoro menyalurkan delapan unit alsintan kepada delapan kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) yang tersebar di sejumlah kecamatan. Bantuan tersebut terdiri atas enam unit traktor roda dua, satu unit traktor roda empat, dan satu unit rice transplanter.
Penerima bantuan traktor roda dua meliputi Poktan Bina Karya II dan Poktan Bina Karya 01 Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu; Poktan Tani Makmur Diporono Desa Klampok, Kecamatan Kapas; Poktan Sumber Mulyo Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan; Poktan Tani Mulyo Dua Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo; serta Gapoktan Tani Subur Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru.
Sementara itu, bantuan rice transplanter diberikan kepada Poktan Subur Makmur Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno. Adapun bantuan traktor roda empat diserahkan kepada Poktan Sejahtera Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari.
Ketua Poktan Subur Makmur Desa Ngemplak, Kirnan, mengaku bersyukur atas bantuan rice transplanter yang diterima kelompoknya. Menurutnya, alat tersebut akan sangat membantu petani dalam proses tanam padi yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi petani. Dengan adanya rice transplanter, pekerjaan tanam menjadi lebih cepat, lebih rapi, dan biaya tenaga kerja bisa ditekan,” ujarnya, Jumat (5/6).
Kirnan menjelaskan selama ini petani kerap menghadapi kendala keterbatasan tenaga kerja, terutama saat musim tanam berlangsung secara bersamaan. Kehadiran alsintan diharapkan mampu mempercepat proses budidaya sehingga jadwal tanam dapat berjalan tepat waktu.
“Kalau tanam bisa lebih cepat, tanaman juga dapat tumbuh lebih seragam dan hasil panen diharapkan meningkat. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi pertanian,” tambahnya.
Ia memastikan alsintan tersebut akan dimanfaatkan secara bersama-sama oleh seluruh anggota kelompok tani dan dirawat dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (*)






