KabarBaik.co, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan kuliah tamu yang digelar di Politeknik Negeri Madiun (PNM) untuk membekali mahasiswa dengan wawasan praktis mengenai sistem kelistrikan.
Dalam kegiatan yang diikuti mahasiswa semester IV Program Studi Teknik Listrik tersebut, PLN mengangkat tema “Proteksi Peralatan Gardu Induk Tegangan Tinggi”. Materi yang disampaikan tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga memperkenalkan kondisi nyata yang dihadapi industri ketenagalistrikan saat ini.
Dua praktisi dari Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun, Muh Saifussalam dan Gesit Dwiyanto, hadir sebagai narasumber. Keduanya menjelaskan pentingnya sistem proteksi sebagai bagian vital dalam menjaga keandalan peralatan gardu induk sekaligus memastikan pasokan listrik tetap tersalurkan dengan aman kepada masyarakat.
Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai berbagai perangkat proteksi, mekanisme penanganan gangguan, hingga perkembangan teknologi proteksi digital yang kini semakin banyak diterapkan pada sistem transmisi tenaga listrik modern. Penyampaian materi juga dilengkapi dengan studi kasus dan pengalaman lapangan sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih dekat dengan dunia kerja.
Suasana kuliah berlangsung interaktif. Para mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait sistem proteksi, tantangan operasional di lapangan, hingga penerapan teknologi digital dalam menjaga keandalan jaringan listrik.
Muh Saifussalam mengapresiasi antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, rasa ingin tahu yang tinggi menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan industri energi yang terus berkembang.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa Politeknik Negeri Madiun. Pertanyaan yang disampaikan menunjukkan semangat belajar dan kemampuan berpikir kritis yang baik. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri,” ujarnya, Jumat (5/6).
Kegiatan juga diwarnai kehadiran Tim Srikandi PLN yang memberikan motivasi mengenai peluang karier di sektor ketenagalistrikan. Mereka turut berbagi pengalaman tentang peran strategis perempuan dalam industri energi serta pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan kerja.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan kerja sama antara PLN dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten menghadapi transformasi sektor energi.
Menurutnya, PLN tidak hanya berfokus menyediakan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi generasi muda melalui berbagai program edukasi.
“Melalui kuliah tamu ini kami ingin membuka ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis kepada mahasiswa agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia ketenagalistrikan. Kami berharap sinergi dengan institusi pendidikan terus diperkuat untuk mencetak talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan sektor energi nasional,” kata Ika.
PLN berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai bentuk kolaborasi lainnya. Selain memperkaya wawasan mahasiswa, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta melahirkan generasi engineer muda yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan energi Indonesia. (*)






