KabarBaik.co, Gresik – Kemunculan dua ekor ular piton berukuran cukup besar mengagetkan suasana kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Qomaruddin di Jalan Raya Bungah-Sidayu Nomor 1, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kamis (16/7) malam.
Kemunculan dua reptil tersebut pertama kali diketahui oleh Erix Adytia saat berkeliling mengecek situasi di kompleks utara ponpes. Ia melihat ular melintas di halaman sekolah yang berada di lingkungan ponpes.
Khawatir membahayakan penghuni pondok, Erix kemudian menghubungi personel Damkar Pos Dukun untuk meminta bantuan evakuasi. Laporan diterima petugas sekitar pukul 23.04 WIB.
Tim tiba di lokasi pada pukul 23.23 WIB dan segera melakukan penyisiran di sekitar area tempat ular terlihat. Tak lama kemudian, petugas berhasil mengevakuasi dua ekor ular piton dalam kondisi aman.
Evakuasi dilakukan oleh lima personel Damkar Pos Dukun, yakni Luthfi, Mujib, Rudi, Adi, dan Mufa’id, dengan mengerahkan satu unit mobil rescue jenis Panther. Serta petalatan capit.
“Proses evakuasi selesai pada pukul 23.36 WIB. Setelah dipastikan tidak ada lagi ular di sekitar lokasi, petugas kembali ke Pos Damkar Dukun,” ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik Suyono dalam keterangannya, Jumat (17/7).
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, hingga pertengahan Juli 2026, petugas telah menangani 62 kejadian penyelamatan (rescue). Sementara jumlah kejadian kebakaran yang ditangani pada periode yang sama mencapai 29 kasus.(*)






