Laka Kerja di CV Asindo Stone Gresik, Pekerja Tewas Tertimpa Marmer, Evakuasi Berjalan Dramatis

oleh -221 Dilihat
Jenazah pekerja CV Asindo Stone usai dievakuasi. (Foto: Ist)
Jenazah pekerja CV Asindo Stone usai dievakuasi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Kecekalaan kerja terjadi di CV Asindo Stone, Pergudangan Casa Sumput Blok D3, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jumat (17/7) sore. Seorang pekerja meninggal dunia setelah tertimpa tumpukan marmer.

Korban diketahui bernama Suryadi, 41, warga Dusun Pendem, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimpa pecahan marmer yang jatuh saat proses pengangkatan material menggunakan crane.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gresik Suyono mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 15.33 WIB. Tim Rescue Pos Driyorejo kemudian diberangkatkan empat menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.48 WIB.

“Petugas menerima laporan adanya kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang pekerja tertimpa marmer. Tim langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi korban,” jelas Suyono, dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan kesaksian pekerja lain, insiden nahas itu bermula sekitar pukul 15.00 WIB ketika korban bersama rekan-rekannya hendak mengangkat lempengan marmer menggunakan crane.

Saat itu korban sedang mengikat tali pengangkat pada marmer dan berada di atas material yang akan diangkat. Namun, piringan crane yang digunakan tiba-tiba pecah sehingga marmer terjatuh. Suryadi pun ikut terjatuh dan tertimpa pecahan marmer tersebut.

Menurut Suyono, proses evakuasi tidak bisa dilakukan menggunakan alat berat karena kabel crane masih terjepit di bawah pecahan marmer.

“Evakuasi dilakukan secara manual karena kabel crane masih terjepit pecahan marmer. Prosesnya memakan waktu hampir satu jam hingga korban berhasil dievakuasi,” ujar Suyono.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut. Evakuasi juga melibatkan unsur Polsek Driyorejo, tim medis, ambulans, serta pihak perusahaan.

Suyono mengimbau seluruh perusahaan agar meningkatkan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.