KabarBaik.co, Bojonegoro – Seorang wanita paruh baya diduga nekat menceburkan diri ke Bengawan Solo di kawasan jembatan rel kereta api lama yang menjadi perbatasan Bojonegoro, dengan Blora, Jumat (17/7). Hingga sore hari, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Korban diketahui bernama Yatni, 53, warga Desa Tegalrejo Barat, Cepu, Blora. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat korban berada di sekitar jembatan rel kereta api lama sebelum diduga terjun ke sungai.
Di lokasi kejadian, korban diketahui meninggalkan sebuah sepeda motor Honda Revo berwarna hitam-kuning bernomor polisi K 6746 HN yang terparkir di tepi jembatan. Selain itu, petugas juga menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban.
Agen Bencana BPBD Jatim Tulusno Budi Santoso mengatakan pihaknya menerima laporan dari BPBD Blora sekitar pukul 15.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, BPBD Bojonegoro langsung menerjunkan personel untuk membantu proses pencarian.
“Sebanyak lima personel BPBD Bojonegoro diterjunkan untuk membantu pencarian di lokasi yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Blora dan Kabupaten Bojonegoro,” ujar Tulusno.
Menurutnya, proses pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi korban diduga menceburkan diri ke Bengawan Solo. Namun hingga berita ini ditulis, korban belum berhasil ditemukan.
Tulusno menambahkan apabila pencarian belum membuahkan hasil hingga menjelang malam, operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi dengan melibatkan tim gabungan.
“Tim SAR masih terus melakukan upaya pencarian. Jika hari ini korban belum ditemukan, maka pencarian akan dilanjutkan kembali esok pagi,” pungkasnya. (*)
Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.






