2 Maling Motor Diamuk Massa, Sempat Ancam Warga Pakai Celurit dan Airsoft Gun

oleh -117 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 22 at 10.03.54 AM
Dua pelaku Curanmor yang diamankan Polsek Porong (istimewa)

KabarBaik.co, Sidoarjo– Suasana kampung yang semula tenang mendadak ricuh saat teriakan minta tolong memecah keheningan. Warga berlarian keluar rumah, mengejar dua pria maling motor yang tepergok berusaha menggondol sepeda motor milik warga.

Aksi curanmor itu terjadi di Desa Kesambi, Porong, Sidoarjo, Selasa (21/4) petang. Dua pelaku yakni HM, 27, residivis asal Kraton, Pasuruan, dan RZ, 31, warga Kejayan, Pasuruan, panik saat aksinya dipergoki, hingga nekat mengancam warga menggunakan celurit dan benda menyerupai senjata api.

Kapolsek Porong Kompol Madya Wiraaji Kusuma membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut salah satu pelaku merupakan residivis dan keduanya kini telah diamankan.

“Benar, ada dua pelaku curanmor yang diamankan warga saat beraksi di Desa Kesambi. Salah satu pelaku merupakan residivis. Keduanya sempat mengancam warga dengan celurit dan benda menyerupai senpi jenis airsoft gun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/4).

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat sepeda motor milik korban, Miftahul, 23, terparkir di depan rumah dalam kondisi terkunci. Istri korban yang mengetahui motornya hendak dibawa kabur langsung berteriak, memancing perhatian warga sekitar.

Pelaku yang terdesak sempat mengayunkan celurit untuk membuka jalan kabur. Namun warga yang geram langsung mengepung dan menangkap keduanya hingga menjadi sasaran amukan massa.

“Anggota kami yang sedang patroli segera datang ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi pelaku,” tambahnya.

Dari hasil penyelidikan awal, HM dan RZ diketahui bukan pemain baru. Sebelum beraksi di Porong, keduanya sempat melakukan pencurian di wilayah Pungging, Mojokerto, dan berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor.

“Jadi sebelum ke Kesambi, pelaku ini sudah melakukan pencurian di Mojokerto dan berhasil,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, kedua pelaku mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden ini juga berdampak pada warga lain. Seorang balita berusia sekitar satu tahun dilaporkan terjatuh saat ibunya ikut mengejar pelaku dan sempat mendapatkan penanganan di RSUD Sidoarjo.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami kemungkinan keterlibatan kedua pelaku dalam jaringan curanmor di wilayah Jawa Timur. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.