KabarBaik.co – Sebanyak 24 pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya menempati area trotoar pinggir Jalan Sultan Agung telah berjualan di halaman depan kafe Bukit Bintang, Kota Batu. Sebelumnya para PKL diperintahkan Satpol PP Kota Batu untuk membongkar lapak jualan mereka yang berada di area trotoar.
Para PKL juga telah menandatangani perjanjian bersama dengan PT Paramount Enterprise International terkait dengan beberapa penegasan saat menempati lokasi baru. Di antaranya berisi imbauan untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lokasi tersebut.
Pedagang menjamin dan mengakui bahwa tanah tersebut adalah milik PT Paramount Enterprise International sebagaimana tertulis pada SHM No: 293, 292, 172, 1983, 2705, 1712. Mereka bersedia menjaga pagar dan kelengkapan di dalam area Bukit Bintang.
Ketua Paguyuban PKL Kompak, M. Arif menandatangani perjanjian dengan PT Paramount Enterprise International yang disaksikan camat setempat selaku perwakilan pemerintah. ”Tentunya kami mendorong para pedagang untuk kooperatif. Terlebih menjalin komunikasi dengan pemerintah serta mengupayakan tertib aturan sebaik-baiknya,” kata Arif, Sabtu (14/9).
Menurut Arif, dia bersama para PKL lainnya sudah dibantu dan ringkul oleh PT Paramount Enterprise International. Karena itu, dia berharap pada rekan-rekannya untuk bekerjasama selama berjualan di tempat yang baru. “Dengan tidak meninggikan harga agar tidak membuat wisatawan tidak nyaman. Serta perlunya menjaga kebersihan agar tetap nyaman,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, setelah adanya rencana penertiban warung PKL oleh Satpol PP Kota Batu di sepanjang Jalan Sultan Agung, PT Paramount Enterprise International berinisiatif memberikan wadah kepada pedagang untuk berjualan di area mereka. Terhitung sejak 2022 lalu, perusahaan itu telah memanfaatkan sebagian asetnya untuk ruang jualan bagi PKL.
”Ini adalah bagian dari program sosial kami untuk membantu masyarakat. Dan tentunya ini juga dari kerjasama dengan Pemkot Batu untuk mendukung UMKM dan PKL,” kata Sutan Hadi, perwakilan dari pihak PT Paramount Enterprise International.
Menurutnya, kolaborasi antara PT Paramount Enterprise International dan Pemkot Batu telah membuahkan hasil konkret. Ketika surat edaran dari Satpol PP Kota Batu dibagikan, kedua pihak sepakat untuk memberikan dukungan bagi pedagang meskipun dengan keterbatasan.
“Kami meminta ke jajaran pemerintah untuk mengawasi juga agar dalam aktivitas ekonomi PKL di lokasi baru merasa aman. Utamanya diperuntukkan bagi UMKM dari masyarakat setempat,” pungkasnya. (*)






