KabarBaik.co, Blitar – Peringatan Haul Bung Karno di Kota Blitar tahun ini kembali melibatkan partisipasi masyarakat hingga lapisan bawah. Sebanyak 650 RT dari 21 kelurahan terlibat dalam tradisi ambeng yang menjadi salah satu agenda rutin setiap bulan Juni tersebut.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati mengatakan, seluruh ambeng yang disajikan warga dibuat secara mandiri tanpa dukungan anggaran pemerintah. “Kurang lebih ada 650 RT yang mengikuti ambeng Haul Bung Karno. Anggarannya murni dari swadaya masyarakat,” ujarnya, Jumat (19/6).
Menurut Rike, keterlibatan warga menjadi ciri khas peringatan Haul Bung Karno di Kota Blitar. Masing-masing RT menyiapkan ambeng secara gotong royong sebagai bentuk penghormatan kepada Proklamator RI tersebut.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga melakukan penilaian ambeng terbaik di tingkat kelurahan. Dari 21 kelurahan yang ada, masing-masing akan mengirimkan satu perwakilan ambeng terbaik untuk mendapatkan apresiasi dari panitia. “Setiap kelurahan akan diambil satu ambeng terbaik. RT yang terpilih mendapat apresiasi sebesar Rp 1 juta,” katanya.
Selain melibatkan masyarakat lokal, panitia juga mengundang sejumlah tamu dari luar daerah untuk mengikuti rangkaian Haul Bung Karno. Di antaranya keluarga Bung Karno, kepala daerah di Jawa Timur, serta anggota DPR RI. “Kami mengundang keluraga bungkarno, kepala daerah di Jawa Timur, serta anggota DPR RI,” pungkasnya. (*)






