KabarBaik.com, Nganjuk– Total calon jemaah haji Nganjuk tahun 2026 berjumlah 731 orang. Angka ini berkurang satu orang dari data sebelumnya menyusul meninggalnya salah satu calon jemaah, Purwani, 64, warga Kecamatan Sawahan, sebelum waktu keberangkatan tiba.
“Pemerintah memastikan seluruh persiapan, termasuk kesehatan dan pendampingan jemaah, telah dimaksimalkan untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Nganjuk, Zainal Abidin Hanif Kamaloddin, Selasa (14/4)
731 Jemaah tersebut terdiri dari 628 jemaah reguler dan 103 jemaah cadangan yang naik, dengan rincian 336 laki-laki dan 394 perempuan. Mereka terbagi ke dalam tiga kloter, yaitu Kloter 112 sebanyak 210 orang, Kloter 113 sebanyak 373 orang, dan Kloter 114 sebanyak 146 orang.
“Untuk jemaah tertua atas nama Marmi binti Marjuki, asal Dusun Lunggur Kliki, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan. Usianya 90 tahun, akan mendapatkan pendampingan dan pengawalan kesehatan secara khusus selama menjalankan ibadah haji,” jelas Hanif.
Di sisi lain, terdapat pula jemaah termuda yang berusia 17 tahun bernama Muhammad Bustan Tsabit dari Kecamatan Loceret. Kehadiran generasi muda ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak lainnya untuk segera menunaikan rukun Islam yang kelima.
“Jemaah termuda ini diharapkan bisa memotivasi anak-anak muda agar memiliki semangat menunaikan ibadah haji sejak dini,” tambahnya.
Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada 21 Mei 2026 dengan jadwal berbeda tiap kloter, dan diprediksi akan kembali ke tanah air pada rentang tanggal 30 Juni hingga 1 Juli 2026. (*)








