KabarBaik.co- Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik berlangsung hari ini (2/9). Maju lebih awal dari kabar sebelumnya, Rabu (3/9). Dalam Musda di Hotel Aston Jalan Jawa GKB ini hampir dipastikan nama Wongso Negoro dikukuhkan sebagai ketua DPD Partai Golkar Gresik. Ini setelah semua pimpinan kecamatan (PK) mengalihkan dukungan pada Wongso Negoro.
Pengalihan dukungan tersebut dilakukan karena pihak DPP dan DPD Partai Golkar Jatim sudah memberikan rekomendasi kepada Wongso Negoro sebagai ketua DPD Golkar Gresik. Kepastian itu disampikan dalam pertemuan Pra-Musda yang dipimpin Ahmad Labib, anggota DPR RI dari Partai Golkar, pada Sabtu (30/8) lalu.
‘’Karena DPP dan DPD Jatim sudah memutuskan demikian, maka PK pun tidak mungkin melawan keputusan organisasi. Jadi, dukungan pun diminta untuk dialihkan kepada Pak Wongso,’’ ujar sumber yang tidak mau disebut namanya.
Dengan demikian, Musda hari ini mengarah aklamasi untuk Wongso Negoro. Sejumlah nama yang disebut bakal menjadi calon ketua, dipastikan tidak mendapat dukungan. Sebelumnya, sempat muncul beberapa nama lain. Di antaranya, dr Anis Ambiyo Putri dan Asroin Widyana. Hanya dua nama itu yang disebut-sebut mengantongi dukungan PK. Perinciannya, Anis mengantong dukungan 7 PK dan Asroin 11 PK.
Nasib apes tampaknya dialami Anis Ambiyo, yang tidak lain juga menjabat ketua KONI Kabupaten Gresik. Sebelumnya, ia disebut tidak akan bisa mencalonkan diri karena bukan pengurus Golkar. Namun, belakangan dalam pengumuman susunan pengurus DPD Golkar Jatim periode 2025-2030 nama Anis masuk dalam kepengurusan. Dengan demikian, ia sebetulnya bisa mencalonkan diri sebagai ketua. Sayangnya, keputusan harus kandas lantaran langsung ‘’dipatahkan’’ dari atas.
Diketahui, Wongso adalah anggota DPRD Kabupaten Gresik sejak 2014 silam. Artinya, tiga periode. Dia terpilih dari Dapil Gresik yang meliputi Kecamatan Kedamean dan Menganti. Pada Pileg 2024 lalu, Wongso Negoro meraih sekitar 9.910 suara. Kini, ia menjabat ketua Komisi II.
Jika tidak ada perubahan dalam Musda, maka tugas berat bagi Wongso untuk membesarkan Golkar di Gresik. Saat ini, hasil Pemilu 2024 lalu, Golkar ”hanya” mendapatkan 6 kursi di DPRD Kabupaten Gresik. Jumlah itu menurun dibandingkan hasil Pemilu 2019 yang mendapatkan 8 kursi atau anjlok dua kursi. Pada 2014, Golkar tercatat paling banyak meraih kursi pasca era reformasi. Yakni, sebanyak 11 kursi.
Berikut Profil Singkat Wongso Negoro:
- Usia: 52 Tahun
- Agama: Hindu
- Status Perkawinan. Sudah
Riwayat Pendidikan:
- SMA Swasta Sejahtera Surabaya (1988-1991)
- S1 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (1992-1996)
- S1 Universitas Wijaya Putra Surabaya (1997-2001)
- S2 Universitas Wijaya Putra (2003-2005)







