KabarBaik.co – Kasus seorang anak yang tega menggorok kepala ayah kandungnya di Kecamatan Puger, Jember memasuki babak baru.
Kapolsek Puger, AKP Fachthurrohman mengatakan, tersangka AK, 18 tahun, sudah menjalani operasi luka di lehernya dan saat ini kondisinya mulai membaik.
Karena kondisi kesehatan fisiknya membaik, kata Fachthurrohman, AK langsung menjalani tes kesehatan.
“Setelah kondisi kesehatan fisiknya membaik dan berangsur sembuh, tersangka langsung kami periksakan ke dokter jiwa di rumah sakit dokter Soebandi,” kata Fachthurrohman, Selasa (18/2).
Ia mengatakan, setelah pelaku menjalani serangkaian tes kejiwaan, hasilnya AK memang mengalami ganguan jiwa berat.
“Ya jadi dari hasil tes yang dilakukan oleh dokter jiwa, pelaku ini memang mengalami gangguan jiwa dan kata dokter levelnya sudah berat,” ungkapnya.
Dengan hasil itu, lanjut Fachthurrohman, dokter menyarankan tersangka harus menjalani perawatan intensif.
“Rekomendasi yang kami terima ya harus dirawat dulu. Tidak mungkin juga untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
“Untuk sementara tersangka kami titipkan untuk dirawat di Yayasan Padepokan Dandan Jiwo yang ada di Kecamatan Jombang Jember. Yayasan tersebut resmi dan berkolaborasi dengan Dinsos Jember, ” imbuhnya.
Fachturrohman menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit jiwa Menur, Surabaya namun karena dokter profesornya masih di luar negeri, tersangka sementara dirawat di Jember.
“Tersangka juga tetap rutin minum obat dari dokter rumah sakit Soebadi. Selain koordinasi dengan RSJ Menur kami juga berkoordinasi dengan rumah sakit di Kediri. Nanti hasilnya keluar,” ujarnya.
Meski dirawat di Yayasan Padepokan Dandan Jiwo Jombang, Jember, Facthurrahman tetap mengerahkan anggotanya untuk berjaga di sana.
“Setiap hari ada polisi yang berjaga di padepokan. Kami khawatir tersangka kabur,” pungkas Facthurrahman. (*)








