Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Kritisi Proyek AATP, Dianggap Hamburkan Uang Negara

Reporter: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal
oleh -232 Dilihat
Pembangunan Arjuno Agro Techno Park (AATP) yang ada di Dusun Kucur, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Kritik keras dilontarkan beberapa anggota DPRD Kabupaten Pasuruan terkait pembangunan Arjuno Agro Techno Park (AATP) yang ada di Dusun Kucur, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Kritikan ini muncul setelah melihat kualitas pembangunan kurang baik dan rencana pemanfaatan belum jelas.

Apalagi, anggaran pembangunan selama 3 tahap cukup besar. Tak tanggung-tanggung anggaran mulai tahun 2022 hingga 2024 yang dikeluarkan untuk pembangunan AATP mencapai Rp24,6 miliar.

Baca juga:  Cerita Pilu Dugaan Perdagangan Anak di Pasuruan, Dipaksa Open BO di Aplikasi Layanan Seks

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Sugiarto mengatakan, proyek AATP yang dibangun Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanpa dilengkapi kajian, sehingga asal bangun dengan anggaran yang telah disediakan. “Proyek AATP terlihat asal-asalan dengan anggaran cukup besar namun pengerjaan buruk, ditambah lagi tanpa adanya kajian pembangunan,” tegas Sugik, Sabtu (6/7).

Dari laporan yang diterimanya, Sugiarto sangat menyesalkan proyek tersebut. Kerusakan banyak terjadi mulai dari paving, hingga langit-langit gedung jebol. Padahal proyek pembangunan baru selesai dikerjakan.

Baca juga:  Empat Remaja di Pasuruan Ditangkap Polisi Gegara Pengeroyokan, Satu Pelaku Masih SD

Senada dengan Sugiarto, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Ruslan mendesak pemkab mengevaluasi pembangunan AATP yang dinilai buruk. Apalagi anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut cukup besar. ”Pemkab mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan AATP itu, maka harus dievaluasi betul,” ujar Ruslan.

Ruslan juga mengkritik keras langkah dinas pariwisata terhadap pembangunan proyek AATP yang tidak ada azas manfaatnya. ”Dengan temuan-temuan atas kerusakan pembangunan AATP ini dinas pariwisata harus bertanggungjawab, segera melakukan evaluasi agar anggaran yang besar ini bisa dimanfaatkan bukan hanya hamburkan anggaran saja,” tandas Ruslan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.