Antisipasi Jukir Nakal, Dishub Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Saat Ramadan

Editor: Dian Kurniawan
oleh -74 Dilihat
Kepala Dishub Kota Surabaya Tundjung Iswandaru. (dok. Dishub Surabaya)

KabarBaik.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bakal lebih intens melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan perparkiran memasuki bulan ramadan. Pengawasan dilakukan untuk mencegah adanya oknum juru parkir (jukir) yang menarik tarif melebihi ketentuan di Kota Pahlawan.

Kepala Dishub Kota Surabaya Tundjung Iswandaru mengakui jika masih ada oknum jukir yang menarik tarif parkir melebihi ketentuan. Padahal besaran tarif parkir sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 3 Tahun 2018.

“Selama ini (penindakan) sudah dilakukan, dan kami sekarang gandeng paguyuban. Saya rasa paguyuban sendiri sudah melakukan pembinaan, tapi ini memang harus sering dilakukan sehingga tidak terjadi pelanggaran seperti itu,” kata Tundjung Iswandaru, Kamis (14/3/2024).

Baca juga:  Tekan Kebocoran, Parkir Non Tunai Bakal Berlaku di Surabaya pada Februari 2024

Menurut dia, pelanggaran soal tarif parkir melebihi ketentuan, biasanya marak terjadi saat dua minggu terakhir sebelum Hari Raya Idulfitri. Dimana saat itu banyak warga yang tengah berbelanja kebutuhan di pasar atau pusat-pusat perbelanjaan.

“Itu biasanya dibuat kesempatan oleh jukir-jukir nakal untuk mengutip parkir melebihi tarif. Ini bukan hal yang baru, ini tiap tahun terjadi dan kami berusaha semaksimal mungkin untuk menekan hal tersebut,” ujar Tundjung Iswandaru.

Berdasarkan data di bulan November 2023 hingga Februari 2024, Dishub Surabaya menerima 64 pengaduan soal tarif parkir melebihi ketentuan. Pengaduan inipun telah ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi berupa teguran lisan hingga pemberhentian sebagai juru parkir.

“Pengaduan itu masuk melalui Command Center (CC) 112, aplikasi WargaKu hingga hotline. Ini belum termasuk yang dilaporkan secara japri atau di media sosial yang kami ketahui,” ungkap Tundjung Iswandaru.

Baca juga:  Jukir di Gresik Nekat Curi HP Demi Nyabu

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat apabila menemukan pelanggaran parkir, dapat menghubungi hotline Dishub Surabaya melalui whatsapp di nomor 081802626112. Selain itu laporan juga dapat disampaikan melalui CC 112 dan aplikasi WargaKu.

“Jika menemukan pelanggaran parkir atau pungutan lebih tinggi, silahkan laporkan, kami segera melakukan penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh menyatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada para Jukir agar tidak menarik parkir melebihi tarif yang ditentukan.

Baca juga:  Viral Postingan Petugas Samsat Bojonegoro Tarik Parkir, Ini Penjelasan Bapenda Jatim

“Kami juga terus mengingatkan Jukir untuk tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk PJP (Pengguna Jasa Parkir),” kata Jeane Mariane.

Di tahun 2024, Jeane menyebut bahwa pembinaan kepada Jukir bahkan lebih intens dilakukan karena pihaknya juga menggandeng paguyuban. Oleh karenanya, ia memastikan akan menindak tegas jika masih ada Jukir yang melakukan pelanggaran dengan menarik tarif melebihi ketentuan.

“Jadi tim patroli dan tim walet dari kami siap, jam berapa pun ada laporan dari Command center 112, WargaKu, hotline whatsapp atau laporan langsung, tim kami siap langsung menindak di lapangan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.