Antisipasi Kemacetan, Jalur ke Pelabuhan Ketapang Direkayasa Searah

Reporter: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra
oleh -50 Dilihat
Jalur menuju Ketapang Banyuwangi.(ikhwan)

KabarBaik.co – Akses menuju Pelabuhan Ketapang bakal diberlakukan satu arah dari arah Situbondo. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan selama arus mudik lebaran Idul Fitri 2024.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Amar Hadi menyebut potensi kemacetan pada arus mudik di sekitar Pelabuhan Ketapang diprediksi bakal lebih kecil.

“Mungkin tidak separah arus dari Gilimanuk untuk mudik. Nah, nanti saat arus balik, bisa lebih ramai di Pelabuhan Ketapang,” kata Amar, Kamis (4/4).

Baca juga:  Perguruan Tinggi di Banyuwangi Nyatakan Sikap dan Moral Politik Jelang Pemilu

Dengan rekayasa yang disiapkan, akses menuju Pelabuhan Ketapang berlaku satu arah. Kendaraan dari arah Situbondo bakal diarahkan untuk melintas di Lingkar Ketapang.

Sehingga, kendaraan-kendaraan itu akan masuk ke pelabuhan dari sisi selatan, tepatnya di Pertigaan Farly. Serupa dengan kendaraan yang berasal dari arah Banyuwangi kota.

“Nanti semua kami alihkan oneway ke Jalan Lingkar. Apalagi, Jalan Lingkar sekarang sudah mulus setelah dilakukan perbaikan,” katanya.

Baca juga:  KAL Sembulungan Segera Tiba di Banyuwangi, Lanal Sebut untuk Tingkatkan Pengamanan Selat Bali

Selain di Ketapang, rekayasa arus lalu lintas juga bakal diterapkan di area sekitar perkotaan bila terjadi kemacetan parah. Salah satunya di wilayah jalan utama Rogojampi. Jika jalur macet, kendaraan akan dialihkan ke jalan kota dan Labuan Asem.

Di sisi lain, Satlantas juga akan menerapkan aturan pembatasan kendaraan besar agar tak melintas selama puncak arus mudik-balik. Pembatasan kendaraan besar tak berlaku untuk pengangkut sembako, BBM, dan sejenisnya.

Baca juga:  Ribuan Buruh Pabrik Rokok dan Petani Tembakau di Banyuwangi Terima BLT DBHCHT

“Kami akan toleransi sampai tanggal 6 April. Kami sudah sampaikan imbauan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) kepada para pihak terkait. Yang melanggar kami tilang,” ujarnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.