Antrean di Ketapang, ASDP Sebut Cuaca Buruk Sebabkan Penyeberangan Delay

oleh -94 Dilihat
Antrean di jalan Banyuwangi - Situbondo yang menuju pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang
Antrean di jalan Banyuwangi - Situbondo yang menuju pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang

KabarBaik.co, Banyuwangi – Cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali dalam beberapa hari terakhir menyebabkan arus penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk tersendat. Hingga Jumat (22/5), antrean kendaraan logistik masih terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko mengatakan, hujan disertai angin kencang selama tiga hari terakhir membuat olah gerak kapal mengalami keterlambatan demi faktor keselamatan pelayaran.

“Dalam kondisi begitu, waktu olah gerak kapal mengalami delay karena harus mempertimbangkan kondisi arus, perairan, cuaca dan faktor safety,” kata Arief, Jumat (22/5).

Ia menjelaskan, secara armada seluruh kapal beroperasi normal dan tidak ada kendala teknis. Namun keterlambatan olah gerak kapal berdampak pada berkurangnya jumlah trip, khususnya di dermaga LCM dan MB4 yang melayani kendaraan logistik.

“Selama tiga hari terakhir terjadi penurunan sekitar 30 trip. Kalau normal bisa 70-an trip, kemarin hanya sekitar 40 trip yang terlayani,” jelasnya.

Penurunan jumlah trip tersebut berdampak pada antrean kendaraan logistik yang hendak menyeberang ke Gilimanuk. Kondisi itu juga dipicu adanya peningkatan jumlah kendaraan logistik yang masuk ke Pelabuhan Ketapang, meski tidak signifikan.

“Memang ada sedikit peningkatan kendaraan, tapi tidak signifikan seperti masa angkutan sebelumnya,” ujarnya.

Arief menegaskan, antrean yang terjadi murni disebabkan faktor cuaca. Menurutnya, lintasan Ketapang-Gilimanuk merupakan jalur padat kendaraan logistik sehingga keterlambatan penyeberangan langsung berdampak pada antrean panjang.

Dengan kondisi cuaca yang mulai membaik hari ini, ASDP menargetkan antrean kendaraan dapat terurai maksimal pada Jumat malam atau Sabtu dini hari.

“Mudah-mudahan sampai nanti malam atau dini hari antrean sudah bisa terurai,” katanya.

Ia menambahkan, hingga kini belum ada rekomendasi penutupan pelayaran dari BMKG. ASDP juga terus berkoordinasi dengan BMKG, BPTD dan kepolisian terkait pengaturan arus kendaraan di luar pelabuhan.

Selain itu, kantung parkir Bulusan dioptimalkan untuk menampung hingga 400 kendaraan truk besar sebelum masuk ke area pelabuhan sesuai antrean.

“Kalau kendaraan pribadi, kendaraan kecil, bus dan roda dua aman, bisa langsung masuk pelabuhan. Mayoritas antreannya memang kendaraan logistik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.