Antrean Solar Mengular di Bojonegoro, Sejumlah SPBU Kehabisan

oleh -188 Dilihat
IMG 20260602 WA0030

KabarBaik.co, Bojonegoro – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Bojonegoro dalam dua hari terakhir. Kendaraan angkutan barang dan bus tampak mendominasi antrean pembelian BBM jenis solar subsidi.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean mengular di beberapa SPBU, mulai dari SPBU Balen, Kalianyar, Jalan Veteran Kota Bojonegoro, hingga SPBU Jetak. Di sejumlah titik, barisan kendaraan bahkan memanjang hingga memakan badan jalan dan menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi pengisian BBM.

Tak hanya truk dan bus, sejumlah mobil pribadi juga terlihat ikut mengantre. Kondisi tersebut mulai terjadi sejak Minggu (31/5) dan berlanjut hingga Senin (1/6) malam.

Munculnya informasi mengenai keterbatasan stok solar di beberapa SPBU semakin memicu kekhawatiran para sopir. Banyak pengemudi memilih datang lebih awal dan rela mengantre berjam-jam demi memastikan kendaraan mereka mendapatkan pasokan bahan bakar.

Rizki, 35, sopir dump truk asal Bojonegoro, mengaku antrean panjang di SPBU Jalan Veteran sudah terjadi sejak malam sebelumnya. Menurutnya, berbagai jenis kendaraan memadati area SPBU untuk mendapatkan solar subsidi.

“Sejak semalam antreannya sudah panjang. Truk, mobil sampai bus ikut antre untuk beli solar. Banyak yang nunggu lama karena takut kehabisan,” ujarnya, Selasa (2/6).

Ia mengatakan panjangnya antrean membuat aktivitas di sekitar SPBU menjadi lebih padat dari biasanya. Bahkan, tidak sedikit sopir yang memilih memarkir kendaraannya di tepi jalan sambil menunggu giliran mengisi BBM.

“Kalau tidak cepat antre, takutnya tidak kebagian. Soalnya ada SPBU yang katanya sudah mulai habis solar,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilayangkan terkait penyebab antrean panjang solar di sejumlah SPBU di Bojonegoro.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkopum) Bojonegoro, Mohamad Akhmadi, membenarkan adanya antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Namun, ia memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh pengurangan kuota distribusi solar subsidi.

Menurut Akhmadi, antrean panjang lebih dipicu meningkatnya volume kendaraan selama dan setelah periode libur panjang yang berlangsung pada akhir Mei lalu.

“Informasi yang kami terima, antrean lebih disebabkan karena libur panjang yang mengakibatkan volume kendaraan meningkat. Namun kami juga sudah berkoordinasi dengan Patra Niaga dan dipastikan tidak ada pengurangan kuota, terutama untuk jenis solar. Insyaallah hari ini kondisi sudah kembali normal,” kata Akhmadi.

Meski demikian, berdasarkan pantauan pada Selasa (2/6) siang, sejumlah SPBU di Bojonegoro dilaporkan mengalami kehabisan stok solar. Salah satunya SPBU di Jalan Veteran Bojonegoro. Sejak pagi hari, di lokasi tersebut terpasang papan pemberitahuan yang menginformasikan bahwa stok BBM jenis solar telah habis. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.