KabarBaik.co, Banyuwangi – Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk mulai mengalami peningkatan, namun operasional layanan tetap berjalan lancar dan terkendali.
Peningkatan trafik yang terjadi sejak akhir pekan terpantau masih dalam batas kapasitas layanan tanpa antrean signifikan.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan untuk menghindari puncak arus balik.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” ujarnya.
Ia juga menegaskan seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket secara daring melalui Ferizy dan datang sesuai jadwal.
“Kini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy dan menghindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, memastikan pola operasional berjalan optimal. Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan yang merata membuat proses bongkar muat kapal berlangsung cepat dan efisien tanpa hambatan berarti.
Data operasional menunjukkan, pada Hari H (22 Maret 2026), pergerakan dari Bali ke Jawa mencapai 23.929 penumpang dengan 7.377 kendaraan atau meningkat dibanding tahun lalu.
“Secara kumulatif sejak H-10 hingga Hari H, jumlah penumpang mencapai 541.215 orang dengan total kendaraan 172.689 unit,” ujarnya.
Sementara pada H+1 atau 23 Maret 2026, realisasi di Ketapang mencatat 38.212 penumpang dengan total 11.571 kendaraan yang menyeberang ke Bali. Sementara dari Gilimanuk ke Ketapang, tercatat 26.617 penumpang dengan 7.182 kendaraan atau meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Kami menjaga kelancaran arus balik melalui optimalisasi armada dan penguatan layanan digital. Dengan kondisi trafik yang masih terkendali, arus balik di lintasan Ketapang–Gilimanuk diproyeksikan tetap lancar hingga periode puncak terlewati,” tandasnya.







