Banjir Kerap Terjadi, Pemkot Pasuruan Butuh Penanganan Cepat dan Solusi Jangka Panjang

oleh -319 Dilihat
IMG 20260327 WA0005 1
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Prawansa, bersama Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, mendatangi lokasi banjir. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, meninjau lokasi banjir di wilayah Pasuruan, Jumat (27/3). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Jembatan Bok Wedi di Kota Pasuruan yang menjadi titik terdampak banjir setiap musim penghujan.

Mas Adi menyampaikan bahwa kedatangannya menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi dalam menangani banjir secara bersama-sama. “Hari ini kami bersama Forkopimda mendampingi Ibu Gubernur meninjau langsung kondisi banjir di beberapa titik, termasuk di Jembatan Bok Wedi,” kata Mas Adi.

Mas Adi menjelaskan, saat ini berbagai upaya penanganan banjir tengah dilakukan, termasuk penyedotan air oleh tim dari provinsi melalui BPSDM dan BPSDA. Hal ini diperlukan karena kondisi lokasi yang lebih rendah, sehingga air tidak dapat mengalir secara alami tanpa bantuan pompa.

“Ini menjadi ikhtiar bersama, koordinasi antara pemerintah provinsi dan kota sangat penting untuk mengatasi banjir yang terjadi, khususnya di Kota Pasuruan,” tambahnya.

Untuk penanganan jangka pendek, lanjut Mas Adi, pemerintah memprioritaskan pengurangan genangan air di rumah warga. Sementara, solusi jangka panjang juga telah disiapkan dengan menaikkan jembatan dan perbaikan beberapa titik plengsengan yang ambrol.

“Penanganan banjir ini harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya jangka pendek tetapi juga jangka panjang agar masalah ini bisa terselesaikan secara tuntas,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.