KabarBaik.co, Jombang — Banjir akibat luapan air usai hujan deras merendam dua desa di Ploso, Jombang, Rabu (25/3) dini hari. Hingga siang hari, genangan dilaporkan mulai berangsur surut.
Banjir terjadi sekitar pukul 03.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jombang sejak Selasa (24/3) sore. Air meluap dari saluran drainase pertanian di Desa Pandanblole yang tidak mampu menampung debit air, lalu menggenangi permukiman warga.
Dua wilayah yang terdampak yakni Dusun Pagerongkal, Desa Pagertanjung, serta Desa Pandanblole. Air masuk ke halaman rumah warga dan merendam akses jalan desa.
Supervisor Pusdalops BPBD Jombang Stevy Maria mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Kami menerima laporan, kemudian tim langsung berangkat untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian muka air bervariasi. Di dalam rumah warga, genangan berkisar antara 5 hingga 10 sentimeter. Sementara di jalan desa mencapai 5 hingga 50 sentimeter.
Banjir ini berdampak pada sekitar 50 rumah dengan total 60 kepala keluarga atau sekitar 240 jiwa.
“Untuk sementara data yang kami himpun, ada sekitar 50 rumah terdampak. Namun belum ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan warga,” kata Stevy.
Ia menambahkan kondisi terkini menunjukkan air mulai surut dan terus dipantau oleh petugas.
BPBD Jombang bersama perangkat desa dan warga masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (*)







