Bawa Sajam dan Resahkan Warga, Belasan Anggota Gangster di Driyorejo Gresik Diciduk Polisi

oleh -3007 Dilihat
Anggota gangster yang meresahkan masyarakat Driyorejo, Gresik diamankan di kantor Mapolsek Driyorejo. (Polsek Driyorejo)

kabarbaik.co – Aparat kepolisian meringkus belasan remaja diduga anggota gangster yang meresahkan masyarakat Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Mereka diamankan saat membuat onar di wilayah Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Minggu dini hari (3/3/2024). Polisi juga mendapati sejumlah senjata tajam (sajam).

Sajam yang diamankan meliputi celurit ukuran besar, parang, dan lain sebagainya. Barang-barang yang membahayakan itu dibawa ketika konvoi.

Baca juga:  Bulan Bakti TNI-Polri, Polres-Kodim Gresik Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah

Dalam video amatir yang beredar, belasan remaja itu digiring keluar dari rumah warga untuk dibawa ke kantor polisi. Mereka hanya tertunduk lesu disambut warga yang kesal.

“Iki loh pelakune, gangster e sing garai resek nang Driyorejo. (Ini pelakunya, gangster yang membuat onar di Driyorejo, red),” ujar seorang pria dalam video yang beredar.

Baca juga:  Cerita Inspiratif Mantan Satpam di Gresik Sukses Rintis Usaha Mie Ayam

Penangkapan belasan remaja diduga anggota gangster tersebut dibenarkan Kapolsek Driyorejo AKP Musihram. Polisi mendapat laporan dari warga dan langsung bergerak mengamankan.

“Mengamankan kelompok geng motor atau gangster yang diduga membawa sajam dan meresahkan masyarakat Driyorejo,” ujar AKP Musihram melalui pesan singkat, Minggu (3/3/2024).

Masih menurut Musihram, total ada sekitar 17 anggota gangster yang diamankan di kantor polisi. “Mayoritas dari Surabaya dan masih di bawah umur. Ini akan dibawa ke Polres Gresik,” tukasnya.

Baca juga:  Gresik Selatan Dikepung Banjir, Ribuan Rumah di 21 Desa Terdampak

Ditanya terkait identitas para anggota ganster tersebut, AKP Musihram menyebut pihaknya masih proses pendataan. “Yang jelas ini (gangster, red) dari Surabaya,” tegasnya memungkasi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.