Persebaya vs PSS: Berebut Menjauh dari Zona Degradasi

oleh -224 Dilihat
Para pemain Persebaya Surabaya terlihat antusias menjalani sesi official training jelang menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo sore ini (3/3/2024). Persebaya bertekad meraih tiga poin untuk menjauh dari ancaman zona degradasi. (Dian Kurniawan)

KabarBaik.co – Persebaya Surabaya masih lebih dekat ke zona degradasi daripada posisi empat besar yang menjadi target diawal musim Liga 1 2023/2024. Artinya, kekuatan Persebaya tampak masih kesulitan bersaing di musim ini.

Seperti diketahui, Persebaya saat ini tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara mengoleksi 32 poin setelah melakoni 26 pertandingan. Tim asal Kota Pahlawan itu secara konsisten berada di bawah peringkat ke-10 sejak pekan ke-17 lalu.

Mereka membutuhkan kemenangan untuk dapat mengatrol ke posisi yang lebih baik. Salah satunya dengan cara mengalahkan PSS Sleman yang datang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, sore (3/3/2024).

“Persiapannya baik-baik saja, kembali dari perjalanan, pada dasarnya pemulihan, dan jelas sekarang kami memiliki beberapa pemain yang diskors dan masih ada beberapa pemain yang masih merasa tidak enak badan,” kata Paul Christopher Munster.

Baca juga:  Kabar Gembira! Persebaya Bisa Turunkan Robson Duarte Lawan PSS

“Jadi, saya hanya memikirkan setelah latihan resmi untuk melihat tim dan skuad mana yang akan kami pilih untuk pertandingan tersebut,” imbuhnya.

Ya, tim berjulukan Bajol Ijo ini ternyata kehilangan sejumlah pemain. Setidaknya, ada tiga pemain yang absen karena hukuman. Yakni, bek kanan Arief Catur Pamungkas, gelandang Andre Oktaviansyah dan bek kiri Reva Adi Utama.

Persebaya juga dipastikan tidak dapat menggunakan jasa gelandang asing Song Ui-young karena telah menyepakati mengakhiri kontrak. Sementara winger Robson Carlos Duarte diragukan dapat tampil.

“(Robson Duarte) masih belum terlihat bagus, tapi kita lihat saja nanti. Soal Song Ui-young, selama saya melatih belum sekalipun melihatnya. Karena dia mendapat cedera dari tim nasional Singapura,” beber Paul Munster.

Baca juga:  Fakta Menarik Klub Persebaya

Sementara itu, winger Muhamad Kasim Botan menuturkan bahwa timnya sudah siap bertanding meskipun dalam kondisi skuat tidak lengkap. Ia menyinggung terkait jadwal pertandingan yang mepet.

“Kami siap bekerja keras dan meraih tiga poin. Tentunya kita semua harus dalam kondisi yang baik, walaupun jadwalnya padat, tapi recovery kita bagus, sehingga kita selalu dalam kondisi baik di setiap pertandingan,” ucap Kasim Botan.

Dengan sisa delapan pertandingan, banyak rintangan berat bagi Persebaya untuk naik peringkat. Mengingat semua tim semakin bersaing ketat untuk mengamankan posisi. Meski begitu, peluang Persebaya untuk merangsek ke empat besar tentu masih terbuka.

Posisi keempat kini dihuni oleh PSIS Semarang yang mengemas 43 poin dari 26 laga. Secara matematis, masih banyak kesempatan. Sayangnya, Bajul Ijo tertinggal 11 poin dari PSIS dan hanya unggul dua angka dari Arema FC di posisi ke-15 atau posisi terbawah zona aman yang memiliki 30 poin.

Baca juga:  Ambisi Bangkit, Pelatih Anyar Persebaya Sebut Waktunya Kalahkan PSIS

Hanya saja, PSS juga datang dengan misi menang agar tak terjun ke zona degradasi. Mereka kini ada di posisi ke-14, tepat di bawah Persebaya dan di atas Arema, dengan mengemas 31 poin.

“Jadwal sangat ketat. Sebenarnya, kami tidak punya terlalu banyak waktu untuk bersiap, tapi saya rasa tim tahu apa yang akan kami peroleh dari empat pertandingan, dan kami bekerja keras,” kata Risto Vidakovic, pelatih PSS.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.