KabarBaik.co, Kota Madiun – Sesosok bayi laki-laki ditemukan dibuang dibuang di area Jembatan Ring Road, Manguharjo, Kota Madiun. Bayi tersebut ditemukan dalam kantong plastik warna biru yang dibungkus dengan kantong kertas (paper bag) warna coklat.
Saat ditemukan, bayi yang diperkirakan berusia 2 minggu tersebut memakai pakaian lengkap dan terdapat botol susu.
Kapolsek Manguharjo Kompol Lilik Sulastri mengatakan bayi malang itu pertama kali ditemukan warga setempat saat mencari rumput untuk ternak di area jembatan sekitar pukul 08.00 WIB. Penemuan bermula saat warga mendengar suara tangisan di area sekitarnya.
“Setelah menelusuri sumber suara itu, saksi menemukan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di dalam tas plastik,” ujarnya.
Bayi itu kemudian segera dievakuasi oleh warga sekitar sebelum dilaporkan ke kelurahan dan kepolisian. Polisi langsung membawa bayi tersebut ke RSUD Kota Madiun yang tak jauh dari lokasi penemuan.
“Alhamdulillah, bayi dalam kondisi sehat dan saat ini sedang menjalani perawatan dan obersevasi di Rumah Sakit Kota Madiun,” kata Lilik.
Polisi lalu bergerak cepat dan berhasil menemukan identitas orang tua bayi. Sesuai data kepolisian, bayi laki-laki tersebut berinisial AN yang merupakan anak pertama pasangan BS, 36, dan NA, 35, warga Manguharjo Kota Madiun. Ayah sang bayi telah berada di rumah sakit, namun ibunya belum diketahui keberadaannya.
“Ayah sang bayi baru pulang dari kerja, tadi sudah kita bawa ke rumah sakit untuk melihat apa benar bayinya atau bukan. Ternyata Alhamdulillah, itu benar anaknya dan sudah menunggu di rumah sakit. Nanti kita tetap mencari ibunya dimana,” kata Lilik.
Guna penyelidikan lebih lanjut, pihak Polsek Manguharjo serta tim Inafis Polres Madiun Kota melakukan olah TKP di area jembatan Ring Road lokasi penemuan bayi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti, di antaranya kantong plastik wadah saat bayi dibuang.
Lilik menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas kelurahan hingga Bhabinkamtibmas untuk membatu warga yang mungkin memiliki masalah keluarga, sehingga tidak berujung pada tindakan tak diinginkan seperti pembuangan bayi dan lainnya yang merugikan.
“Monggo silakan datang ke Polsek, mungkin ada unek-unek apa yang bisa kita terima, kemudian kita jembatani untuk mencarikan solusi,” katanya.
Kasus temuan bayi tersebut masih terus ditangani Polsek Manguharjo, guna mencari keberadaan sang ibu dan mengetahui motif dari pembuangan bayi tersebut. (ANTARA)






