Belum Diperbaiki Hingga Lebaran, Polisi Tetapkan Jalan Bojonegoro–Cepu Jadi Titik Rawan Laka

oleh -286 Dilihat
IMG 20260314 WA0025
Petugas meninjau jalan Bojonegoro-Cepu. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kondisi jalan nasional ruas Bojonegoro–Cepu masih memprihatinkan. Sejumlah titik kerusakan ditemukan di sepanjang wilayah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, polisi menetapkan ruas tersebut sebagai jalur rawan kecelakaan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan terlihat dalam bentuk lubang serta permukaan jalan yang tidak rata. Kondisi paling parah terjadi pada ruas jalan yang menggunakan konstruksi beton. Di beberapa titik, lubang menganga hingga beberapa meter dan berpotensi membahayakan pengendara. Terutama saat volume kendaraan meningkat selama arus mudik.

Sayangnya kondisi jalan tersebut dipastikan belum akan diperbaiki secara menyeluruh selama periode mudik hingga arus balik Lebaran tahun ini. Perbaikan baru direncanakan setelah Lebaran. Hal itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.6 Balai Besar Penyelenggara Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali, Rizali Rachmanto, saat melakukan inspeksi kesiapan jalur nasional di wilayah Kabupaten Bojonegoro menjelang mudik Lebaran 2026.

Inspeksi tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi. Rizali menjelaskan, pihaknya memang telah merencanakan pembongkaran pada beberapa titik jalan beton yang mengalami kerusakan. Namun, pengerjaan tersebut baru akan dilakukan setelah masa Lebaran selesai.

“Kalau jalan cor yang rusak akan kami bongkar, tetapi hanya di titik-titik tertentu saja. Tidak semuanya. Untuk perbaikan menyeluruh kemungkinan dilakukan setelah Lebaran,” ungkap Rizali, Sabtu (14/3).

Sementara itu, Satlantas Polres Bojonegoro juga telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satunya berada di Jalan Bojonegoro–Cepu, tepatnya di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.

Selain itu, titik rawan lainnya berada di Jalan Raya Bojonegoro–Babat, tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno; Jalan Raya Bojonegoro–Babat wilayah Kecamatan Sumberrejo, khususnya di depan RSI Sumberrejo; serta ruas Jalan Raya Bojonegoro–Babat di Desa Sukowati dan Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas.

Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Satria Dwi Aryanto, mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Bojonegoro, untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
Ia meminta pengendara tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

“Harapannya dengan pemetaan jalur rawan kecelakaan ini, masyarakat bisa lebih waspada saat melintas. Tentu demi terwujudnya Mudik Aman Keluarga Bahagia,” ujar Satria. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.