Berbekal Pisau Dapur, Wanita asal NTT Nekat Begal Sopir Taksi Online di Surabaya

oleh -133 Dilihat
IMG 20241001 WA0052
Pelaku pembegalan saat diamankan warga. (Yudha)

KabarBaik.co – Seorang wanita berinisial ML, 23 tahun, warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tinggal di Apartemen Amor Pakuwon City ditangkap warga di kawasan Gunung Anyar Tambak setelah terlibat dalam aksi pembegalan sopir taksi online pada Selasa pagi (1/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku diduga melakukan kekerasan terhadap Pujiono, 45, sopir taksi online, sebelum kabur dengan mobil korban.

Kejadian bermula saat ML memesan taksi online dari apartemennya menuju kawasan Mulyosari. Di lokasi tujuan, pelaku turun di depan sebuah percetakan dan meminta tolong kepada warga sekitar untuk memesankan taksi online lain melalui ponsel mereka. Hal ini diduga dilakukan pelaku untuk menghilangkan jejak.

Taksi online yang datang adalah milik Pujiono, warga Jalan Keputran Panjunan. Pelaku kemudian meminta diantar ke kawasan Gunung Anyar. Dalam perjalanan, pelaku yang sudah merencanakan aksinya sejak awal mulai melancarkan kejahatannya dengan mencekik leher Pujiono secara tiba-tiba.

Pujiono berusaha melawan, namun pelaku yang sudah mempersiapkan pisau dapur dari dalam tasnya, kemudian menusuk wajah dan punggung korban beberapa kali. Korban yang terluka parah terpaksa menghentikan mobilnya dan keluar untuk mencari bantuan warga sekitar.

“Korban sempat keluar dari mobil setelah ditusuk dan dicekik oleh pelaku. Saat itu korban meminta pertolongan warga,” ujar Kapolsek Gunung Anyar, AKP Harsya Sumianto. Melihat korban keluar, pelaku langsung membawa kabur mobil Daihatsu Sigra milik korban ke arah Gunung Anyar Tambak.

Aksi pelarian pelaku tidak berlangsung lama. Warga yang melihat kejadian tersebut segera mengejar pelaku. Pelarian ML terhenti setelah mobil yang dikendarainya menabrak mobil milik warga di kawasan Gunung Anyar Tambak. “Pelaku panik saat dikejar warga hingga akhirnya menabrak mobil yang terparkir,” tambah Harsya.

Seorang warga bernama Hanafi, yang saat itu hendak berangkat kerja, turut berperan dalam menghentikan pelaku. “Saya mendengar teriakan warga tentang adanya begal, lalu saya spontan menghadang mobil pelaku,” ujar Hanafi, warga Gunung Anyar Tambak.

Setelah mobil pelaku berhasil dihentikan, warga segera menangkap pelaku dan membawanya ke pos keamanan setempat. “Warga langsung mengamankan pelaku ke pos sekuriti sebelum melaporkannya ke polisi,” tambah Hanafi.

Polisi dari Polsek Gunung Anyar segera tiba di lokasi dan membawa pelaku ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Pelaku saat ini sudah kami amankan di Polsek Gunung Anyar. Kami masih mendalami motif dari aksi kejahatan ini,” tegas AKP Harsya.

Sementara itu, korban Pujiono segera dilarikan ke RSU dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka tusuk di wajah dan punggungnya. “Korban dalam kondisi stabil, namun masih membutuhkan perawatan lanjutan,” ujar Harsya.

Polisi juga sedang mendalami apakah ada kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perencanaan aksi pembegalan ini. ML diketahui sudah menyiapkan pisau dapur sejak awal, dan kemungkinan pelaku telah merencanakan aksi ini secara matang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.