Bergaji Rp 1,8 Miliar Per Bulan? Ada Wanita Cantik di Balik Sosok Tersangka Pertamax Oplosan

oleh -444 Dilihat
WINDA PERTAMINA
GRAFIS; Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, yang menjadi salah seorang tersangka (inser) dan Winda Wanayu (kanan), istrinya, yang ikut menjadi sorotan media.

KabarBaik.co- Kegeraman publik atas skandal megakorupsi di pusaran Pertamina dengan kerugian negara Rp 193,7 triliun tampaknya betul-betul meluas. Hujatan demi hujatan mengalir di laman-laman media sosial. Bahkan, besaran gaji yang fantastis hingga sosok istri sejumlah tersangka pun dikulik. Reaksi ini wujud kekecewaan lantaran merasa tertipu mentah-mentah skandal Pertamax oplosan.

Saat para tersangka digelandang menuju mobil tahanan, beberapa awak media pun turut geram. Hal itu terdengar dari ungkapan pertanyaan-pertanyaan mereka, meski para tersangka membisu. ‘’Uangnya dikemanakan saja Pak? Gajinya tidak cukup ya Pak? Tega amat dengan masyarakat Pak?’’ tanya awak media.

Ungkapan-ungkapan tersebut cukup beralasan. Sebab, sejatinya fasilitas dan gaji yang mereka dapatkan sudah sangat fantastis. Jika untuk hidup normal, penghasilan yang mereka dapat jauh dari cukup. Boleh jadi karena itu judul-judul sejumlah pemberitaan media pun nyelekit. Misalnya, tidak bersyukur, kufur nikmat, dan sejenisnya.

Lantas, berapa sebetulnya gaji direktur utama PT Pertamina Patra Niaga yang terseret dalam pusaran megakorupsi ini? Dihimpun dari berbagai sumber, berdasarkan aturan yang berlaku di internal, gaji direktur lainnya di perusahaan ini sebesar 85 persen dari gaji direktur utama. Selain gaji pokok, para direksi juga menikmati berbagai tunjangan dan fasilitas. Di antaranya. Tunjangan Hari Raya (THR), maksimal satu kali honorarium bulanan per tahun.

Selain itu, tunjangan perumahans sebesar 85 persen dari tunjangan perumahan direktur utama, asuransi purnajabatan dengan premi ditanggung perusahaan hingga 25 persen dari gaji tahunan. Lalu, ada fasilitas kendaraan dinas dan asuransi kesehatan dalam bentuk pertanggungan atau penggantian biaya pengobatan, serta bantuan hukum jika diperlukan dalam kapasitas jabatan.

Direksi juga berhak menerima tantiem atau insentif kinerja yang diberikan sebagai penghargaan atas pencapaian laba dan target perusahaan. Jika target tercapai, tambahan kompensasi diberikan dalam bentuk Penghargaan Jangka Panjang atau Long Term Incentive (LTI).

Berdasarkan Laporan Keuangan 2023 PT Pertamina Patra Niaga, total kompensasi yang diberikan kepada manajemen kunci, termasuk Dewan Direksi dan Komisaris, mencapai USD 19,1 juta atau sekitar Rp 312 miliar.

Nah, dengan jumlah tujuh anggota Dewan Komisaris dan tujuh anggota Dewan Direksi, maka kalua angka Rp 312 miliar itu dibagi rata, setiap individu diperkirakan menerima kompensasi sekitar USD 1,36 juta atau sekitar Rp 21,8 miliar per tahun dengan asumsi kurs Rp 16.000 per Dolar AS. Jika nominal tersebut dibagi 12 bulan, maka estimasi gaji Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga mencapai Rp 1,81 miliar per bulan. Namun, angka itu tentu hanya bersifat perkiraan dengan mengacu pedoman yang berlaku di Pertamina.

Bayangkan gaji Rp 1,8 miliar per bulan? Jika uang itu dibagikan untuk insentif ketua RT masing-masing Rp 200 ribu per bulan saja, maka sudah bisa menyasar sebanyak 9 ribu ketua RT.

Sosok Winda Wanayu

Nama Winda Wanayu belakangan turut menjadi sorotan publik dalam kasus megakorupsi di pusaran Pertamina ini. Perempuan kelahiran Manado tahun 1992 ini adalah istri Riva Siahaan, dirut PT Pertamina Patra Niaga, salah seorang tersangka. Setelah kasus ini terbongkar Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Winda dikabarkan langsung meuntup dua akun instagramnya. Yakni, @windawny dan @windanidra.

Sebelum akunnya menghilang, Winda kerap membagikan foto-fotonya saat menjalani aktivitas sebagai terapis Yoga. Di bio instagramnya, Winda menuliskan dirinya sebagai sound therapy facilitator sekaligus yoga teacher. Selain itu, Winda kerap membagikan momen ketika dia mengajar yoga.

Diketahui Winda pernah menjadi terapis yoga di DBS Bank, tempat suaminya bekerja. Tak hanya menjadi guru yoga, Winda juga rutin mengadakan sesi yoga bersama karyawan PT Pertamina Patra Niaga. Winda menikah dengan Riva Siahaan pada 2016 lalu. Dari hasil pernikahannya, mereka dikaruniai dua orang anak.

Selain berkarir di bidang yoga, Winda juga kerap bekerja sama dengan beberapa brand di sosial media. Brand besar Uniqlo misalnya, pernah menjalin kerjasama pada event di Toma Studio, tempat Winda bekerja. Kini, setelah kasus megakorupsi tata kelola minyak dan gas terbongkar, Winda tak lagi muncul di beranda media sosialnya.

Beberapa warganet juga sempat menemukan aktivitas Winda. Salah satunya pada unggahan akun TikTok Jogloayutenan.official. Dalam unggahan itu, tampak Winda sedang memilih perhiasaan berkelas pada 2024 silam. Boleh jadi, hari-hari ke depan Winda akan lebih banyak berurusan dengan persoalan hukum yang membelit suaminya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.