Berkaca dari Kegagalan Kompetisi Tahun Lalu, Persewangi Disarankan Perbanyak Pemain Lokal

oleh -104 Dilihat
Ruang diskusi sepak bola "90 Menit Banyuwangi" yang digelar Bola Banyuwangi dan Apparel Segara di Hedon Cafe pada Sabtu (25/4) kemarin.
Ruang diskusi sepak bola "90 Menit Banyuwangi" yang digelar Bola Banyuwangi dan Apparel Segara di Hedon Cafe pada Sabtu (25/4) kemarin.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Persewangi Banyuwangi disarankan merekrut banyak pemain lokal bila ingin bersaing di kompetisi liga. Saran itu disampaikan oleh para legenda dan pecinta bola dalam ruang diskusi sepak bola “90 Menit Banyuwangi” yang digelar Bola Banyuwangi dan Apparel Segara di Hedon Cafe pada Sabtu (25/4) kemarin.

Saran itu muncul berkaca dari putaran Liga 4 2025/2026. Persewangi yang berstatus sebagai juara Liga 4 Jatim pada putaran awal harus gugur lebih awal. Para legenda menilai kegagalan itu karena minimnya komposisi pemain lokal.

Pelatih sepak bola Bagong Iswahyudi mengatakan, banyak pemain muda berbakat asal Banyuwangi yang justru tidak mendapat kesempatan memperkuat Persewangi. Akibatnya, mereka memilih bermain di luar daerah saat memasuki usia kompetisi amatir.

“Seharusnya Persewangi menjadi wadah talenta lokal. Tapi dalam dua tahun terakhir komposisi pemain lokal minim,” ujar legenda Persebaya ini.

Bagong menyebut, Persewangi sejak awal berdiri merupakan representasi klub-klub internal dari desa dan kelurahan di Banyuwangi. Karena itu, manajemen dinilai perlu membuka ruang seleksi yang lebih luas bagi pemain lokal.

“Talenta Banyuwangi tidak kurang. Kalau mau seleksi, bisa menyurati semua tim internal karena klub ini bukan milik pribadi,” tegasnya.

Senada diucapkan Mantan Kapten Timnas era 90an, Imam Hambali. Menurutnya Banyuwangi membutuhkan tim-tim yang bisa memberikan kesempatan untuk berlaga di kompetisi yang lebih tinggi. Salah satunya termasuk Persewangi yang selama ini menjadi muara pemain-pemain muda.

“Ada satu hal penting yang belakangan ini hilang dari Persewangi, yaitu karakter. Karakter tim, karakter pemain, rasa memiliki terhadap Persewangi, terhadap masyarakat Banyuwangi, dan terhadap supporternya,” kata Hambali.

Menurutnya, saat tim Persewangi dibangun dengan komposisi pemain-pemain dari seluruh wilayah Banyuwangi mulai dari Kalibaru hingga Wongsorejo, hal itu akan mendorong militansi. Hambali juga mencontohkan bagaimana dulu Arema bisa bersaing di papan atas sepak bola Indonesia. Kondisi itu tak lepas dari militansi pemain-pemain asli Malang yang ingin membawa timnya juara.

Hambali juga menekankan, dirinya tak anti pemain luar. Namun, persyaratannya harus lebih ketat. Pemain luar Banyuwangi yang direkrut oleh tim Banyuwangi harus berkualitas minimal setingkat di atas pemain lokal.

“Karena kalau kualitasnya sama dengan pemain lokal, lalu untuk apa mengambil pemain luar. Selain lebih mahal, pemain lokal biasanya punya rasa memiliki, militansi, dan karakter yang berbeda dibanding pemain luar,” kata Hambali.

Pemain yang pernah membela Persewangi itu menekankan, dirinya tak anti pemain luar. Namun, persyaratannya harus lebih ketat. Pemain luar Banyuwangi yang direkrut oleh tim Banyuwangi harus berkualitas minimal setingkat di atas pemain lokal.

“Kalau kualitasnya sama dengan pemain lokal, lalu untuk apa mengambil pemain luar. Pemain lokal biasanya punya rasa memiliki, militansi, dan karakter yang berbeda dibanding pemain luar,” tegas Hambali.

Diskusi 90 menit Banyuwangi dihadiri beberapa perwakilan suporter, media dan pecinta sepak Bola di Banyuwangi. Hadir juga Owner klub Baruna Nusantara, Hariyono dan mantan Bintang Persewangi, Rahmat Latief yang bergabung via video confrence.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.