Berkunjung ke PWI Jatim, Danrem Brigjen Kohir: Wartawan Sumber Inspirasi, Pers Punya Peran Strategis

oleh -137 Dilihat
DANREM2
Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir dan Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim bersama jajaran pengurus saat silaturahmi ke kantor PWI Jatim, Selasa (11/8)..

KabarBaik.co, Surabaya- Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, di Jalan Taman Apsari, Surabaya, Selasa (11/8) siang. Ia diterima langsung Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim bersama jajaran pengurus.

Dalam kesempatan itu, Lutfil memberikan apresiasi atas kedatangan Danrem. Menurutnya, seharusnya jajaran PWI Jatim yang lebih dulu bersilaturahmi ke Korem 084/Bhaskara Jaya.“Seharusnya kami yang bersilaturahmi lebih dulu. Namun, ternyata beliau mendahului,” kata Cak Item, panggilan akrab Lutfil Hakim.

Danrem mengungkapkan, sejak aktif di TNI, dirinya memang selalu akrab dan kerap membangun kolaborasi dengan pers. Menurutnya, wartawan memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Bagi saya, wartawan itu salah satu sumber inspirasi. Banyak ide-ide inovatif yang memang benar-benar bermanfaat untuk rakyat. Karena teman-teman itu kan biasa di lapangan sehingga tahu betul,” kata jenderal bintang satu tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung gayeng itu, Danrem juga menekankan pentingnya sinergisitas antara TNI dan pers. Terlebih, di tengah derasnya arus informasi saat ini, pers dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Salah satu yang menjadi pembahasan adalah program Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Danrem tidak menampik bahwa kehadiran program baru terdapat dinamika di tengah masyarakat. Namun, di wilayah Korem 084/Bhaskara Jaya, pembangunan Yonif TP sebagian besar sudah berjalan. Beberapa wilayah bahkan telah menyelesaikan proses pembangunannya.

“Tinggal di Surabaya dan Sidoarjo dalam proses karena mungkin lahan sekitar 50 hektare kan tidak mudah untuk di perkotaan. Di Madura, alhamdulillah sudah,” ujar alumnus Akademi Militer (Akmil) 1999 itu.

DANREM e1786451612416

Yonif TP merupakan program strategis nasional Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI AD yang menargetkan pembentukan satu batalyon di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 150 batalyon baru setiap tahunnya untuk mengawal total 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Berbeda dengan batalyon tempur konvensional, prajurit yang direkrut dan ditempatkan di Yonif TP tidak disiapkan khusus untuk berperang. Mereka juga diarahkan menjadi penggerak percepatan pembangunan, ketahanan pangan, serta pelayanan sosial di daerah.

Untuk menunjang tugas tersebut, Yonif TP dibagi menjadi sejumlah kompi dengan fungsi spesifik. Di antaranya Kompi Pertanian dan Peternakan, Kompi Kesehatan, serta Kompi Zeni.

“Kompi Zeni misalnya dikerahkan untuk membangun infrastruktur fisik, jalan, jembatan, maupun fasilitas umum di kabupaten/kota bersangkutan,” kata pria asal Karawang itu.

Karena program tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat, Danrem berharap pers turut membantu memberikan literasi kepada publik. Menurutnya, pemberitaan dan informasi yang akurat diperlukan agar masyarakat memahami tujuan program Yonif TP dan tidak terjebak disinformasi.

“Jadi, intinya membantu percepatan pembangunan dan pemerintah daerah,” ungkap Danrem.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Korem 084/Bhaskara Jaya dan PWI Jatim. Sinergisitas TNI dan pers diharapkan dapat terus terbangun, terutama dalam mendukung pembangunan serta memberikan informasi yang edukatif dan mencerdaskan masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.