Tani Kota

Rahasia Bunga Violet Afrika: Warna-warni Cantik dan Cara Merawatnya

225
×

Rahasia Bunga Violet Afrika: Warna-warni Cantik dan Cara Merawatnya

Sebarkan artikel ini
Foto bunga violet afrika yang sangat indah (Pinterest)

Bertani- Bunga violet Afrika, atau Saintpaulia ionantha, pertama kali ditemukan pada tahun 1892 oleh Baron Walter von Saint Paul di Tanzania, Afrika Timur. Namanya diambil dari sang penemu, sementara julukan spesies ionantha mengacu pada warna ungu bunganya. Tanaman ini termasuk dalam famili Gesneriaceae, bersama dengan tanaman berbunga populer lainnya seperti Streptocarpus dan Gloxinia.

  • Perkembangan dan Variasi

Awalnya, bunga violet Afrika hanya tersedia dalam warna ungu, tetapi seiring berjalannya waktu, banyak hibrida dan varietas baru telah diciptakan. Berkat mutasi alami dan upaya pembiakan, kini bunga ini hadir dalam berbagai warna seperti merah muda, putih, ungu muda, bahkan dua warna. Beberapa varietas juga memiliki bunga ganda atau daun beraneka ragam yang menambah daya tariknya. Ukuran tanaman bervariasi, dari yang standar dengan diameter sekitar 8–12 inci hingga varietas mini yang hanya sekitar 4 inci lebarnya.

Event Organizer Kabarbaik
  • Sinar Cahaya

Dalam habitat aslinya, bunga violet Afrika tumbuh di bawah naungan tajuk hutan yang menyaring sinar matahari. Untuk pertumbuhan optimal di rumah, tanaman ini membutuhkan sekitar 10–12 jam cahaya terang setiap hari. Pencahayaan buatan juga sangat disarankan, terutama selama musim dingin. Kombinasi lampu neon putih dingin dan putih hangat dengan jarak 8–12 inci di atas tanaman akan memberikan hasil yang optimal.

Jika tanaman ini memiliki daun sehat tetapi tidak berbunga, itu mungkin tanda bahwa tanaman kurang mendapat cahaya. Sebaliknya, jika daun tampak pucat, kemungkinan tanaman terlalu banyak terkena cahaya.

  • Suhu dan Kelembapan

Suhu ideal untuk bunga violet Afrika adalah antara 18°C hingga 27°C, dengan tingkat kelembapan sekitar 80%. Hindari perubahan suhu yang tiba-tiba dan angin kencang. Untuk menjaga kelembapan, bisa menggunakan pelembap udara atau meletakkan pot di atas nampan kerikil yang berisi air. Namun, jangan pernah menyemprotkan air langsung ke daun karena dapat menyebabkan bercak permanen.

  • Teknik Penyiraman

Penyiraman bunga violet Afrika membutuhkan perhatian khusus. Gunakan air bersuhu ruangan dan hindari menyiram langsung ke mahkota tanaman untuk mencegah pembusukan. Salah satu metode yang disarankan adalah menyiram dari bawah dengan menempatkan pot di piring berisi air selama 15–30 menit. Kalian juga dapat menggunakan sistem sumbu atau pot penyiram otomatis yang memungkinkan tanaman menyerap air sesuai kebutuhan.

  • Pot, Tanah, dan Pupuk

Bunga violet Afrika lebih suka ditanam di pot yang ukurannya tidak lebih dari sepertiga lebar rentang daun. Tanah yang ringan dengan campuran gambut, perlit, dan vermikulit dalam perbandingan yang sama adalah pilihan terbaik. Untuk menjaga keseimbangan pH, tambahkan kapur dolomit atau gunakan campuran khusus untuk bunga violet Afrika.

Pupuk cair dengan kekuatan setengah atau seperempat dapat diberikan setiap kali penyiraman untuk menjaga pertumbuhan optimal. Pilih pupuk dengan kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang seimbang, seperti formula 20-20-20.

  • Hama dan Perawatan Tambahan

Meskipun bunga violet Afrika cukup tahan banting, mereka rentan terhadap hama seperti kutu putih, kutu daun, dan tungau laba-laba. Perhatikan tanda-tanda seperti pertumbuhan terhambat, sekresi kapas putih, atau distorsi pada daun. Jika menemukan hama, segera hubungi pusat tanaman atau ahli hortikultura setempat untuk pengobatan yang tepat.

Selain itu, berhati-hatilah terhadap penumpukan garam pupuk di pot, terutama jika menggunakan pot tanah liat. Garam ini dapat menyebabkan luka bakar pada daun. Gunakan penghalang kedap air atau pot keramik yang dilapisi kaca untuk menghindari masalah ini.

  • Perbanyakan Tanaman

Bunga violet Afrika dapat diperbanyak dari daun. Potong daun dengan tangkai sepanjang 1 inci, kemudian tanam dalam campuran pasir dan vermikulit yang lembap. Dalam waktu 2–6 bulan, tanaman baru akan tumbuh. Pisahkan tanaman baru dengan hati-hati dan tanam dalam pot terpisah.

Bunga violet Afrika adalah tanaman hias yang mudah tumbuh dan memiliki daya tarik yang luar biasa. Dengan perawatan yang tepat—mulai dari pencahayaan, suhu, hingga penyiraman—tanaman ini dapat memberikan keindahan yang berkelanjutan di rumah. Hibrida dan varietasnya yang beragam menawarkan banyak pilihan bagi penggemar tanaman. Jika mencari tanaman berbunga yang indah dan tahan lama, bunga violet Afrika adalah pilihan yang sempurna.