Betonisasi Jalan Kureksari Sidoarjo Rampung, Dibuka Bertahap Mulai Pertengahan Januari

oleh -48 Dilihat
aae62bc7 8152 4697 b31c d54c207df21f
Jalan Kureksari usai dibetonisasi (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co – Proyek betonisasi Jalan Kureksari di Kecamatan Waru kini memasuki tahap akhir. Jalur vital yang menghubungkan Desa Kureksari dengan Desa Ngingas tersebut telah selesai dikerjakan dan tinggal menunggu proses pematangan beton sebelum bisa difungsikan sepenuhnya.

Pemkab Sidoarjo memilih membuka akses jalan secara bertahap. Kebijakan ini diambil demi menjaga mutu konstruksi, meski di lapangan sudah terlihat sejumlah pengendara roda dua nekat melintas sebelum jadwal resmi dibuka.

Pelaksana proyek, Ramadhan, menjelaskan bahwa pekerjaan utama sebenarnya telah tuntas. Saat ini, tim hanya fokus pada penyempurnaan di beberapa bagian kecil, khususnya di sisi selatan ruas jalan.

“Pekerjaan utamanya sudah selesai. Tinggal perbaikan ringan di sisi selatan. Untuk sepeda motor direncanakan bisa melintas mulai 15 Januari, sedangkan kendaraan roda empat baru dibuka 29 Januari,” kata Ramadhan, Sabtu (03/01).

Ia menegaskan pembatasan tersebut bukan tanpa alasan. Beton jalan membutuhkan waktu ideal sekitar 28 hari agar mencapai kekuatan optimal.

“Kalau dipaksakan dibuka terlalu cepat, kekuatannya belum maksimal. Makanya kami atur bertahap supaya jalan ini bisa awet dan tahan lama,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi. Ia memastikan bahwa proyek Jalan Kureksari secara umum sudah rampung dan kini hanya memasuki fase pengeringan serta perbaikan minor.

“Jalan Kureksari itu sebenarnya sudah selesai, tinggal menunggu pengeringan. Yang sisi selatan nanti kita percepat perbaikannya,” ujar Subandi.

Subandi berharap keberadaan jalan beton tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi mobilitas dan aktivitas warga sekitar.

“Harapannya masyarakat bisa benar-benar menikmati hasil pembangunan infrastruktur yang ada di Sidoarjo,” ucapnya.

Untuk penyempurnaan di sisi selatan, Pemkab Sidoarjo berencana melakukan pengecoran tambahan dengan memperhatikan aspek kekuatan struktur.

“Nanti kita cor lagi dan tetap menggunakan BRC wiremesh agar tetap kuat. Walaupun lantainya sederhana, tapi dari sisi kekuatan harus terjaga,” jelasnya.

Ia tidak menampik masih adanya keterbatasan anggaran untuk penyelesaian menyeluruh. Namun demikian, Pemkab berupaya mencari solusi melalui pendanaan alternatif.

“Kalau masih ada kekurangan, akan kita upayakan lewat CSR. Targetnya tahun 2025 sampai 2026 bisa selesai satu paket dan benar-benar tuntas,” pungkas Subandi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.