BI Jatim dan TNI AL Bawa Layanan Rupiah hingga Pulau Terluar Sumenep

oleh -123 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 09 at 8.23.56 AM
Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Mandiri Jawa Timur 2026 (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Layanan uang Rupiah terus diperluas hingga menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim bersama Pemprov Jatim dan TNI AL melepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Mandiri Jawa Timur 2026.

Ekspedisi yang berlangsung pada 6-10 Agustus 2026 tersebut menyasar tiga wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, yakni Pulau Sapudi, Pulau Raas, dan Pulau Tanjung Kiaok.

Pelepasan tim dilakukan di Dermaga Komando Armada II TNI AL, Surabaya, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pimpinan Komando Armada II TNI AL, perwakilan perbankan, serta sejumlah mitra strategis BI. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BI memastikan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil tetap memperoleh akses terhadap uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar.

Kepala Perwakilan BI Jatim Ibrahim mengatakan ERB Mandiri Jawa Timur 2026 tidak hanya berkaitan dengan distribusi uang Rupiah, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang merata kepada masyarakat.

“Ekspedisi Rupiah Berdaulat bukan sekadar perjalanan membawa uang Rupiah. Kegiatan ini merupakan perjalanan menghadirkan negara, memperluas jangkauan pelayanan, dan memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh hak yang sama untuk menggunakan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar,” ujar Ibrahim, Minggu (9/8).

Menurut Ibrahim, terdapat tiga fokus utama dalam pelaksanaan ERB Mandiri Jawa Timur 2026. Pertama, memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa.

Kedua, memperluas pemerataan layanan uang Rupiah sekaligus meningkatkan literasi masyarakat. Ketiga, memperkuat sinergi antarinstansi untuk memperluas akses keuangan dan mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah kepulauan.

Selama ekspedisi, Tim ERB Mandiri Jawa Timur juga memberikan layanan penukaran uang Rupiah kepada masyarakat. Layanan tersebut menjadi bagian dari penerapan kebijakan uang Rupiah layak edar atau clean money policy.
Masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Edukasi tersebut mencakup cara mengenali ciri keaslian uang Rupiah, memperlakukan dan merawat uang dengan baik, serta memahami kedudukan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi masyarakat di wilayah kepulauan, akses terhadap uang tunai yang layak edar menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Karena itu, perluasan layanan Rupiah diharapkan dapat turut memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan uang.

BI Jatim bersama Pemprov Jawa Timur, TNI AL, perbankan, pemerintah daerah, dan mitra strategis lainnya berkomitmen menjaga kesinambungan layanan Rupiah hingga ke berbagai wilayah.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan akses keuangan dan memperkuat perekonomian daerah, termasuk di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas tersendiri.

BI juga mengajak masyarakat untuk memperlakukan Rupiah dengan baik. Selain sebagai alat pembayaran, Rupiah merupakan simbol kedaulatan dan identitas bangsa yang menyatukan aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.