BPK Tekankan Bank NTB Syariah Perkuat Sistem Informasi dan Pembiayaan Berbasis Kehati-hatian

oleh -394 Dilihat
IMG 9921
Gedung Bank NTB Syariah. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat Suparwadi menekankan perlunya Bank NTB Syariah meningkatkan kemampuan respons insiden terhadap potensi serangan siber. Penekanan tersebut disampaikan menyusul pentingnya penguatan sistem informasi perbankan guna menjaga keamanan data, keandalan layanan, serta keberlangsungan operasional bank daerah.

Selain aspek keamanan siber, ia juga menyoroti kebijakan penyaluran pembiayaan Bank NTB Syariah. Dalam hasil auditnya, BPK menemukan adanya pembiayaan yang dinilai tidak produktif, sehingga memerlukan penguatan operasional dan penataan sistem pembiayaan secara menyeluruh.

Menurutnya penyaluran pembiayaan harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian agar tidak berdampak pada kesehatan bank dan mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.

“Kedepannya, perlunya perbaikan pada pemberian pembiayaan dengan mendorong penguatan UMKM, dengan penataan sistem, dengan memberikan komposisi pembiayaan UMKM yang lebih besar. Dengan begitu dirasakan betul oleh masyarakat keberadaan Bank NTB Syariah,” ujarnya, Selasa (27/1).

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa perbaikan operasional Bank NTB Syariah menjadi salah satu fokus utama dalam kepemimpinannya. Ia menegaskan, pembenahan sistem perbankan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini menjadi catatan.

“Problem Bank NTB Syariah terkait kredit atau pembiayaan lebih banyak oleh ASN, tetapi produktivitasnya kebanyakan justru untuk jenis usaha di luar NTB,” paparnya.

Gubernur menilai kondisi tersebut perlu segera dibenahi agar pembiayaan Bank NTB Syariah benar-benar mendukung penguatan ekonomi lokal dan mendorong tumbuhnya UMKM di daerah.

Sejalan dengan temuan BPK, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen memperkuat operasional Bank NTB Syariah, khususnya dalam penataan sistem pembiayaan yang lebih produktif, terukur, dan berorientasi pada pengembangan UMKM.

“Ke depan, perbaikan pemberian pembiayaan harus diarahkan pada penguatan UMKM, dengan penataan sistem dan komposisi pembiayaan yang lebih tepat. Dengan begitu, keberadaan Bank NTB Syariah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.