Cabup Bojonegoro Setyo Wahono Janjikan Insentif untuk Penggali Kubur

oleh -360 Dilihat
WhatsApp Image 2024 10 09 at 11.07.46
Setyo wahono didampingi Abdullah Umar saat melakukan pertemuan dengan para kader PKB Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Aparatur desa merupakan tugas fungsional yang amat penting. Karena itu, pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Bojonegoro nomor 02, Setyo Wahono-Nurul Azizah berupaya memberi dan meningkatkan insentif bagi para aparatur desa. Termasuk bagi para penggali kubur yang selama ini jarang mendapat perhatian.

Setyo Wahono menyebut RT, RW, marbot masjid, takmir, modin (perempuan/laki-laki), ustaz-ustazah TPQ, penggerak/kader KB, linmas, hingga penjaga dan penggali kubur merupakan aparatur penting yang harus mendapat perhatian. Pemerintah seharusnya memberikan perhatian lebih kepada mereka.

Muh. Ali, salah seorang penggali kubur mengatakan, selama ini kegiatan berbasis masyarakat desa memang dikemas dalam koridor ikhlas. Sebab, orientasinya lebih fokus pada pemberian dari masyarakat. “Lebih ke motivasi saja. Sebab, selama ini tanpa diperhatikan pemerintah pun sudah berjalan,” kata Ali, Rabu (9/10).

Politisi PKB, Abdulloh Umar mengatakan, perhatian pemerintah kepada para pekerja sosial keagamaan di desa termasuk penggali kubur sangat penting. Khususnya peningkatan kesejahteraan mereka sebagai bentuk penghargaan terhadap tugas dan fungsi dalam masyarakat.

“Jangan sampai karena tidak diperhatikan, akhirnya tugas-tugas itu dianggap tidak penting lagi,” kata Umar. Menurut alumni Pesantren Jombang itu, aparatur keagamaan desa termasuk penggali kubur memiliki tugas penting yang tak tergantikan. Penggali kubur bukan tugas incidental, tTapi tugas fungsional. Karena itu, tugas mereka harus mendapat perhatian.

Setyo Wahono mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan program khusus untuk peningkatan kesejahteraan aparatur desa melalui program Bantuan Kesejahteraan dan Insentif Masyarakat (Bakti Mas). Program ini diperuntukkan baik aparat bidang keagamaan atau bidang umum. “Prinsipnya kita tingkatkan yang sudah ada dan kita adakan bagi yang belum ada,” tegasnya.

Wahono telah menyiapkan banyak program jika terpilih menjadi bupati Bojonegoro. Di antaranya program Bakti Mas yang di dalamnya terdapat sembilan poin. Di antaranya peningkatan insentif bagi yang sudah ada dan pengadan insentif untuk yang belum ada. Termasuk pemberian insentif bagi para penggali kubur.

Dari 9 program Bakti Mas itu, lanjut Wahono, pertama adalah SEJATI (Insentif Kesejahteraan Aparatur Desa dan Masyarakat Kita). Sebuah program peningkatan insentif untuk BPD, RT, RW, marbot masjid, takmir, modin, pengajar TPQ, kader KB, linmas, dan pengadaan insentif bagi penggali kubur. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.