Cegah Hantavirus, Karantina Surabaya Perketat Pemeriksaan Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak

oleh -82 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 17 at 5.03.52 PM 1
Suasana di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Istimewa)

KabarBaik.co, ​Surabaya – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pengawasan terhadap seluruh kapal yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi serius terhadap ancaman penyakit menular, khususnya Hantavirus, yang dapat terbawa melalui jalur laut.

​Petugas kini lebih intensif melakukan pemeriksaan sanitasi dan menyisir keberadaan tikus di setiap sudut kapal. Fokus utama pemeriksaan adalah memastikan tidak adanya jejak, sarang, maupun kotoran tikus yang menjadi vektor utama penyebaran virus tersebut.

​Kepala BBKK Surabaya Rosidi Roslan menegaskan bahwa pengawasan ketat di pintu masuk negara adalah hal yang mutlak dilakukan. Menurutnya, keberadaan tikus merupakan indikator buruknya kebersihan lingkungan yang berpotensi memicu berbagai penyakit berbahaya.

​”Hantavirus dapat menular melalui air liur, urin, maupun debu yang telah terkontaminasi oleh tikus. Karena itu, petugas selalu menelusuri jejak tikus pada setiap kapal yang bersandar di pelabuhan,” ujar Rosidi, Minggu (17/5).

​Rosidi menambahkan bahwa wilayah pelabuhan merupakan area yang memiliki risiko tinggi. Selain faktor kelembapan, tingginya aktivitas kapal penumpang dan kapal pesiar yang rutin bersandar di Tanjung Perak memerlukan kewaspadaan ekstra.

Sanksi Fumigasi bagi Kapal yang Tidak Higienis

​BBKK Surabaya tidak akan memberikan toleransi terhadap kapal yang melanggar standar kesehatan. Jika dalam pemeriksaan ditemukan masalah sanitasi atau indikasi kuat keberadaan tikus, kapal tersebut dilarang melanjutkan perjalanan sebelum dilakukan tindakan medis.

​”Jika ditemukan indikasi (keberadaan tikus), maka kapal wajib menjalani proses penyehatan dan fumigasi sebelum mendapat izin berangkat kembali,” tegas Rosidi.

​Pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen BBKK Surabaya dalam menjaga kesehatan masyarakat luas. Dengan memperketat skrining di pintu masuk pelabuhan, diharapkan risiko masuknya penyakit menular dari luar daerah maupun luar negeri dapat diminimalisir sedini mungkin. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.