Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Gresik Gelar Rampcheck dan Tes Urine Sopir Bus

oleh -104 Dilihat
Petugas gabungan saat memeriksa bus di Terminal Bunder, Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak atau ramp check terhadap bus angkutan umum di Terminal Bunder, Kabupaten Gresik, Selasa (3/2). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang selama Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Tak hanya memeriksa kelaikan kendaraan, petugas juga melakukan tes urine dan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi serta kondektur bus. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan awak angkutan umum dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh narkoba saat bertugas.

Kegiatan ramp check dipimpin Kasatgas Preemtif Ipda Andreas Dwi Anggoro bersama Kasatgas Gakkum Ipda Aswoko. Operasi ini melibatkan lintas instansi, antara lain Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, BNNK Gresik, Dinas Kesehatan, serta Jasa Raharja.

Petugas memeriksa setiap bus yang masuk ke Terminal Bunder. Tim UPT Uji KIR Dishub Gresik melakukan pengecekan teknis kendaraan, mulai dari kondisi ban, sistem pengereman, fungsi lampu, hingga kelengkapan alat pemadam api ringan (APAR).

Sementara itu, tim medis dari Dinas Kesehatan bersama BNNK Gresik melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap awak bus. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan pengemudi benar-benar siap mengemudi dan tidak berada di bawah pengaruh zat terlarang.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami tidak hanya memeriksa administrasi, tetapi memastikan kendaraan dan pengemudinya benar-benar dalam kondisi prima sebelum beroperasi,” tegas Ipda Andreas Dwi Anggoro di sela kegiatan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 11 unit bus, delapan armada dinyatakan laik jalan dan mendapatkan stiker khusus dari Satlantas Polres Gresik sebagai tanda telah lolos inspeksi.

Namun, petugas masih menemukan tiga bus yang belum memenuhi standar teknis. Temuan tersebut meliputi plat nomor kendaraan yang sudah usang dan kap mesin tidak dapat ditutup sempurna, lampu sein kiri tidak berfungsi, serta lampu utama sebelah kiri tidak menyala.

Atas pelanggaran tersebut, petugas memberikan sanksi berupa Teguran Presisi dan mewajibkan perusahaan otobus segera melakukan perbaikan sebelum bus kembali beroperasi.

Selain pemeriksaan kendaraan dan pengemudi, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada penumpang. Bersama Jasa Raharja, petugas memasang stiker imbauan bertuliskan “Tegur Sopir Bila Membahayakan” di dalam bus untuk mendorong partisipasi aktif penumpang dalam menjaga keselamatan perjalanan.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 berlangsung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum di wilayah Gresik. Kami juga mengimbau pemilik PO bus agar tidak mengabaikan perawatan kendaraan, karena keselamatan penumpang adalah tanggung jawab bersama,” ujar AKP Nur Arifin.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.