KabarBaik.co, Sidoarjo – Kemudahan layanan kini benar-benar dirasakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui inovasi digital yang dikembangkan BPJS Kesehatan, berbagai kebutuhan administrasi hingga akses layanan kesehatan kini bisa dilakukan cukup dari genggaman.
Hal ini dirasakan langsung oleh Dhea Hilda Sari, 19, mahasiswa asal Malang yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Sidoarjo selama enam bulan. Meski berada jauh dari daerah asal, ia tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala.
Sebelumnya, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) miliknya masih terdaftar di Malang. Namun, tanpa harus datang ke kantor cabang, Hilda memanfaatkan Mobile JKN untuk memindahkan FKTP ke Sidoarjo.
“Saya pindahkan FKTP lewat aplikasi Mobile JKN. Prosesnya cepat dan sangat mudah, jadi saya tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan,” ujarnya Selasa (5/5).
Kemudahan ini membuatnya merasa lebih tenang selama menjalani aktivitas PKL. Ia tidak lagi khawatir jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan, karena akses sudah tersedia di wilayah tempat tinggalnya saat ini.
Menurut Hilda, kehadiran layanan digital BPJS Kesehatan menjadi solusi praktis bagi peserta yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas.
“Sekarang semua bisa diakses lewat ponsel. Tidak perlu antre atau datang ke kantor, karena layanan tersedia 24 jam,” katanya.
Tak hanya melalui aplikasi, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA) yang semakin melengkapi kemudahan akses bagi peserta.
“Layanan Pandawa juga sangat membantu. Jadi kalau tidak sempat ke kantor, tetap bisa mengurus administrasi secara online,” tambahnya.
Transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien bagi masyarakat.
Di akhir, Hilda mengajak peserta JKN lainnya untuk memanfaatkan layanan digital yang telah tersedia.
“Semua sudah ada di genggaman. Jadi manfaatkan aplikasi Mobile JKN agar lebih mudah saat membutuhkan layanan kesehatan,” tutupnya. (*)







