Dalih Pelatih Persebaya Usai Dihajar Persija Jakarta 3-0

oleh -104 Dilihat
PERSIJA MENANG
Skuad Persija Jakarta.

KabarBaik.co, Jakarta-  Persija Jakarta akhirnya keluar dari periode sulit dengan cara meyakinkan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Macan Kemayoran menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-0 pada laga pekan ke-27 Super League, Sabtu (11/4) malam.

Sorotan utama pertandingan jatuh kepada Eksel Runtukahu yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol, sekaligus memastikan Persija mengakhiri rentetan tiga laga tanpa kemenangan.

Kemenangan tersebut memang belum menggeser posisi Persija dari peringkat ketiga klasemen sementara. Namun, tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 55 poin. Sementara Persebaya tetap tertahan di posisi keenam dengan 42 poin.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persija langsung tampil agresif dan menekan lini pertahanan tim tamu. Namun solidnya barisan belakang Persebaya membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang berbahaya di menit-menit awal.

Momentum perubahan datang pada menit ke-15. Wasit menunjuk titik putih setelah Milos Raickovic melanggar Eksel di kotak terlarang. Keputusan tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan. Eksekusi penalti yang diambil Allano Lima berjalan sempurna dan membawa Persija unggul 1-0.

Gol tersebut mengubah jalannya laga. Persebaya mencoba merespons melalui skema serangan balik, namun keunggulan Persija tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, dominasi Persija semakin terasa. Tim asuhan Mauricio Souza terus menekan dan akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-54. Eksel mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper lawan.

Belum berhenti di situ, Eksel kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-76. Memanfaatkan umpan matang dari Allano, ia dengan tenang mengonversinya menjadi gol ketiga Persija sekaligus memastikan kemenangan 3-0.

Evaluasi Besar

Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai kekalahan timnya tidak lepas dari faktor mental yang menurun setelah kebobolan gol pertama.

Menurut Tavares, penalti yang berujung gol bagi Persija berasal dari kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari. Ia juga menyoroti bagaimana gol tersebut membuat Persija bermain semakin percaya diri, ditambah dukungan penuh suporter tuan rumah.

“Setelah gol penalti itu, mereka bermain semakin nyaman. Kami terlalu banyak memberikan ruang,” ujarnya dalam konferensi pers.

Ia menambahkan bahwa timnya kehilangan kontrol emosi dan fokus saat tertinggal, sehingga membuat situasi semakin sulit di babak kedua ketika Persija menambah dua gol.

Meski kecewa, Tavares menegaskan kekalahan ini harus menjadi bahan evaluasi penting bagi Persebaya, terutama dalam memperbaiki mentalitas pemain saat menghadapi tekanan. “Hari ini memang bukan hari kami. Kami harus belajar dari pertandingan ini,” pungkasnya.

Tekanan yang dibangun tuan rumah membuat lini belakang kerap melakukan kesalahan sendiri. Hal ini diakui langsung oleh Rachmat Irianto usai pertandingan. “Kita bermain tidak bagus hari ini, dan banyak evaluasi karena banyak melakukan kesalahan di area sendiri dan di depan,” ujar pemain yang kerap disapa Rian itu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.