Dari Dana Gotong Royong PNS, Rumah Tak Layak Huni di Wonoayu Sidoarjo Segera Direhab

oleh -111 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 17 at 12.23.27 PM
Bupati Sidoarjo saat meninjau RTLH rumah milik Sukirman warga Candi Negoro Wonoayu (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi melakukan sidak ke salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Dusun Dermo, Desa Candi Negoro, Wonoayu, Minggu (17/5). Rumah itu milik Sukirman.

Saat mengecek langsung kondisi rumah milik Sukirman, Subandi mendapati struktur bangunan yang sudah sangat memprihatinkan. Bagian atap rumah diketahui masih menggunakan rangka bambu yang sudah rapuh sehingga dipastikan bocor saat hujan turun. Selain itu, kondisi kamar mandi dan dapur juga dinilai jauh dari kata layak.

“Kami cek tadi atapnya masih bambu. Kalau hujan pasti bocor. Kamar mandi dan dapurnya juga memprihatinkan. Nanti akan kita lakukan perbaikan total pada atap, kamar mandi, termasuk pemasangan keramik lantai agar rumah ini betul-betul layak huni,” ujar Subandi di lokasi sidak.

Bupati Subandi juga menginstruksikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo untuk segera turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar proses renovasi bisa langsung dikerjakan bulan ini. Menurutnya, momentum musim kemarau harus dimanfaatkan secara maksimal agar pengerjaan fisik tidak terkendala cuaca.

Pemkab Sidoarjo menargetkan program bedah rumah RTLH dapat menyasar hingga 20 rumah setiap bulan secara bertahap. Selama proses pembangunan berlangsung, Sukirman beserta keluarganya dipastikan akan diungsikan sementara demi keamanan dan kenyamanan.

“Begitu data bulan ini dipastikan tidak ada kendala, langsung kita perbaiki. Mumpung sekarang masih musim kemarau, jadi progresnya bisa lebih cepat,” tegasnya.

Menariknya, Subandi menegaskan bahwa program kemanusiaan tersebut tidak menggunakan dana APBD. Seluruh pembiayaan renovasi berasal dari dana Baznas Sidoarjo yang dihimpun dari zakat, infak, sedekah, dan iuran para PNS di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

“Ini murni dari teman-teman PNS yang bekerja di Sidoarjo, bukan dari APBD atau dana daerah. Uang hasil iuran yang dikumpulkan setiap bulan hampir Rp 1 miliar itu kita salurkan kembali untuk program bedah rumah dan bantuan sosial lainnya. Inilah bentuk kekompakan dan sumbangsih nyata PNS Sidoarjo untuk membantu warga yang tidak mampu,” pungkas Subandi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.