KabarBaik.co, Pasuruan – Saat pagi buta warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, digemparkan adanya seorang perempuan meninggal dalam keadaan tragis. Tubuhnya mengalami luka-luka serius akibat tertabrak kereta api CC2061308 (komuterlane supas) yang melaju dari arah Surabaya menuju Probolinggo, Senin (6/4).
Warga sekitar yang menemukan jasad korban langsung melapor ke perangkat desa dan kepolisian. Beberapa saat kemudian pihak Polsek Beji turun ke lokasi kejadian dan melihat kondisi korban yang sangat mengenaskan. Korban lalu dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob yang berada di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol.
Kapolsek Beji, Kompol Ahmad Sukiyanto, membenarkan adanya kejadian kecelakaan KA dengan korban seorang perempuan hingga meninggal di lokasi kejadian. “Tadi pagi ada laporan warga adanya kecelakaan KA yang terjadi pada seorang perempuan tanpa identitas dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob untuk penyelidikan,” kata Sukiyanto.
Sukiyanto menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan dan pengambilan sidik jari, korban diketahui bernama Alfidia Arofah (26) warga Dusun Sobo, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji. Informasi sementara menyebut bahwa korban diduga bunuh diri. Namun, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Informasi di masyarakat bunuh diri, tapi kepolisian tetap melakukan penyelidikan dan keterangan lebih dalam atas kematian korban,” tutupnya. (*)
Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.






