Diserang Diduga Gangster Saat Pulang Kerja, Pria di Jombang Dibacok dan Dikeroyok

oleh -257 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 12 at 10.05.16 AM
Ilustrasi pengeroyokan

KabarBaik.co, Jombang – Seorang pria di Jombang menjadi korban pengeroyokan brutal yang diduga dilakukan sekelompok gangster saat perjalanan pulang kerja. Korban mengalami luka bacok di punggung hingga lebam di sejumlah bagian tubuh.

Korban diketahui bernama Umar Faruq, 25, warga Desa Kalikejambon, Tembelang. Peristiwa itu terjadi di Dusun Jasem, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Sabtu (10/5) dini hari.

Umar menuturkan sebelum kejadian, dirinya pulang bekerja dari sebuah warung makan di wilayah Gudo sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu ia sempat berhenti di warung Madura dekat pertigaan Klenteng Gudo untuk membeli minuman.

“Waktu itu saya lihat ada gerombolan orang memenuhi jalan sambil geber-geber motor. Mereka datang dari arah timur lalu belok ke utara,” kata Umar dalam keterangannya, Selasa (12/5).

Menurut Umar, kelompok tersebut mengenakan pakaian serba hitam. Sebagian memakai hoodie dan masker untuk menutupi wajah.

“Kelihatannya seperti gangster, pakaiannya hitam semua,” ujarnya.

Setelah melanjutkan perjalanan, Umar kembali berpapasan dengan rombongan pemuda di perempatan dekat SMPN 2 Diwek. Karena merasa takut, ia memilih berbelok ke arah timur yang lebih dekat dengan permukiman warga.

Namun salah satu pelaku justru meneriakinya agar berhenti.

“Mereka teriak suruh berhenti, tapi saya nggak berhenti karena takut,” tuturnya.

Tak lama berselang, rombongan tersebut mengejar Umar menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian memepet dan menendang setang motor korban hingga terjatuh dan menabrak tiang lampu di depan rumah warga.

“Saya langsung jatuh dan nabrak tiang lampu di depan rumah warga,” katanya.

Dalam kondisi terjatuh, Umar mengaku langsung dikeroyok oleh para pelaku. Ia dipukul dan ditendang secara brutal, bahkan ada pelaku yang memukul bagian belakang kepalanya menggunakan helm.

“Mereka langsung mukul dan nendang kepala saya. Ada yang mukul pakai helm berkali-kali ke belakang kepala,” ungkapnya.

Umar sempat mencoba melawan, namun jumlah pelaku yang banyak membuatnya kewalahan.

“Saya coba berdiri dan melawan, tapi orangnya banyak,” tambahnya.

Tak hanya itu, salah satu pelaku juga disebut mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah tubuh korban.

“Punggung saya disabet parang. Alhamdulillah nggak sampai luka parah,” ujarnya.

Aksi pengeroyokan itu akhirnya berhenti setelah seorang warga keluar rumah karena mendengar keributan. Para pelaku kemudian melarikan diri ke arah timur.

“Pas ada warga keluar, mereka langsung kabur,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Umar mengalami luka lebam di bagian kaki dan pinggang, telinga sempat mengeluarkan darah, serta benjol di kepala akibat pukulan helm. Sementara luka sabetan parang terdapat di bagian punggung.

Kapolsek Diwek AKP Darul Huda membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan itu.

“Iya memang kemarin ada informasi perihal kejadian tersebut, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.