KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pemudik. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya arus kendaraan pada arus mudik Lebaran 2025 ini.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bojonegoro, Mohammad Aris menjelaskan, sesuai hasil survei, potensi pergerakan selama libur Lebaran 2025 diprediksi mencapai 52 persen. Selain itu, pulau Jawa menjadi daerah asal terbanyak tujuan perjalanan. Karena itu, Dishub Bojonegoro menyiapkan jalur alternatif bagi para pemudik yang melintasi Bojonegoro.
“Hal ini sebagai upaya mendukung kelancaran perjalanan para pemudik, Dishub Bojonegoro telah menyampaikan beberapa jalan alternatif menghindari daerah rawan macet,” jelas Aris, Sabtu (29/3).
Menurut Aris, jalur alternatif menghindari kemacetan yang diprediksi terjadi di seputaran Pasar Baureno, Pasar Sroyo, dan Pasar Sumberrejo. Dishub telah menyiapkan jalur alternatif melalui Sumuragung-Polsek Baureno. Sedang untuk jalur alternatif Bojonegoro-Nganjuk bisa melalui Jalan Monginsidi-Simpang Tiga Kunci (Dander).
Untuk mengurai kemacetan di simpang empat Padangan, lanjut Aris, dari Cepu ke Bojonegoro dapat melalui Jalan Bengawan Solo (khusus R2) lebar jalan 3 meter perkerasan paving block.
Mengantisipasi kemacetan di simpang empat Padangan dari Ngawi ke Bojonegoro, dapat melalui simpang empat Pasar Cendono Ke Timur-simpang tiga Ringin Ayu Sonorejo ke utara sampai simpang empat Mbaru/Sate Ayu (Ke Arah Timur) dengan kondisi perkerasan jalan cor rigid, aspal dan paving, lebar jalan 5 meter.
Sementara, untuk jalur alternatif dari Ngawi ke Bojonegoro-Surabaya, bisa melalui simpang empat Tinggang/Pos Polisi-simpang tiga SMP 1 Tambakrejo (Patung Sapi) ke utara sampai simpang empat Banjarejo/Sate Ayu (ke arah timur). Kondisi jalan cor rigid, lebar 5 meter. “Untuk alternatif dari Bojonegoro ke Ngawi melalui pertigaan Watu Jago-Desa Meduri-Desa Sumberejo, kondisi jalan cor rigid, lebar jalan 6 meter,” jelas Aris.
Sementara itu, untuk jalur alternatif dari Ngawi ke Bojonegoro melalui Palang Wesi-pertigaan Dusun Pluntu dengan kondisi jalan cor rigid, lebar jalan 6 meter. “Masing-masing jalan alternatif sudah ada rambu petunjuk arah di beberapa titik, sehingga memudahkan pengguna agar tidak salah jalur,” pungkasnya. (*)