KabarBaik.co, Blitar – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar masih menunggu perkembangan hasil Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI sebelum menentukan langkah terkait wacana penyaluran hibah olahraga langsung kepada masing-masing cabang olahraga (cabor).
Plt Kepala Dispora Kota Blitar, Heru Eko Pramono mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengambil keputusan terkait mekanisme hibah olahraga. Menurutnya, seluruh opsi masih terbuka, baik melalui KONI maupun langsung ke cabor.
“Semua opsi tersedia, baik nanti melalui KONI maupun langsung ke cabor. Masing-masing tentu ada plus minusnya,” ujar Heru, Jumat (29/5).
Ia menjelaskan, Dispora saat ini masih menunggu kepastian terkait hasil Musorkot KONI Kota Blitar yang kini masih menjadi perhatian berbagai pihak. Sebab, selama persoalan tersebut belum selesai, pihaknya belum dapat menentukan langkah lanjutan.
“Kalau itu belum clear, kami juga belum bisa melangkah. Komunikasi dengan berbagai pihak terkait opsi-opsi itu juga terus kami lakukan,” katanya.
Heru menegaskan, keputusan mengenai legalitas hasil Musorkot merupakan kewenangan KONI Provinsi. Namun demikian, pemerintah daerah tetap memiliki kewajiban melakukan pembinaan dan memfasilitasi kegiatan olahraga sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keolahragaan.
“Pemerintah daerah punya tugas melakukan pembinaan dan memberikan fasilitas kegiatan olahraga. Tapi kami di Dispora juga membatasi diri dan lebih fokus pada pembinaan,” jelasnya.
Menurut Heru, kepastian terkait polemik KONI dibutuhkan secepatnya mengingat dalam waktu dekat atlet Kota Blitar akan menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Ngawi.
“Kalau berlarut-larut, kami juga harus bekerja ekstra keras untuk menyiapkan atlet-atlet. Kami berharap segera ada keputusan supaya persiapan atlet dan training center bisa berjalan sesuai program,” pungkasnya. (*)








