KabarBaik.co, Jember – Operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember, terpaksa berhenti total. Langkah ini diambil setelah banjir merendam area dapur akibat luapan saluran irigasi pada Selasa (27/1) lalu.
Hujan dengan intensitas tinggi sejak malam hari menyebabkan saluran air kecil dan area persawahan di sekitar Jalan Semeru meluap. Karena posisi bangunan berada di atas aliran irigasi, limpasan air tak terelakkan dan masuk ke area produksi makanan.
Menurut Danramil Sumbersari Kapten Inf Bambang Harianto, penghentian operasional ini bersifat wajib demi menjaga standar higienitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
“Dapur sempat terendam, jadi saya minta operasional dihentikan dulu dua sampai tiga hari untuk pembersihan total,” ujar Bambang, Kamis (29/1).
Menurutnya, proses sterilisasi peralatan dan ruangan sangat krusial. Ia melarang keras dapur beroperasi sebelum kondisi benar-benar bersih agar kualitas sajian tetap terjaga.
“Kalau belum benar-benar steril, jangan dipaksakan. Keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama kami,” tegasnya.
Pihak pengelola dapur telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah penerima manfaat untuk menginformasikan jeda layanan ini. Sementara itu, Muspika Sumbersari akan memantau langsung proses pembersihan sebelum memberikan lampu hijau bagi dapur untuk beroperasi kembali.
Bambang juga menyoroti masalah struktural di lokasi tersebut. Ia menekankan perlunya pembenahan sistem drainase dan aliran pembuangan, mengingat lokasi dapur berada di titik rawan dekat Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Pantauan di lapangan, upaya konfirmasi kepada pihak SPPG tidak membuahkan hasil. Giono, petugas keamanan di area dapur, memilih untuk menutup diri dari awak media.
“Mohon maaf, kami tidak menerima (keterangan) apapun untuk sementara,” singkatnya. (*)







