KabarBaik.co, Surabaya — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I terus mendorong penguatan kesadaran pajak di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi implementasi sekaligus penandatanganan berita acara Program Inklusi Kesadaran Pajak tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya.
Kegiatan yang digelar di Ruang Penyuluhan Lantai 8 Kanwil DJP Jawa Timur I ini menjadi bagian dari upaya sistematis Direktorat Jenderal Pajak dalam menanamkan pemahaman perpajakan sejak dini melalui dunia pendidikan.
Program Inklusi Kesadaran Pajak dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai perpajakan ke dalam proses pembelajaran. Harapannya, peserta didik tidak hanya memahami konsep pajak, tetapi juga menyadari perannya sebagai warga negara dalam mendukung pembangunan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd., yang membawahi SMA di wilayah Surabaya, bersama sejumlah kepala sekolah perwakilan SMA Negeri, yakni SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 15, SMA Negeri 16, dan SMA Negeri 17 Surabaya.
Momentum ini juga ditandai dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama antara Kanwil DJP Jawa Timur I, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, serta satuan pendidikan dalam mengimplementasikan program inklusi kesadaran pajak di lingkungan sekolah.
Program ini sendiri telah diinisiasi Direktorat Jenderal Pajak sejak 2013 dan terus dikembangkan secara berkelanjutan. Seiring dengan dinamika pembangunan nasional, implementasinya kini diperluas hingga jenjang pendidikan menengah untuk menjangkau lebih banyak generasi muda.
Melalui sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai perpajakan, mulai dari pengertian pajak, jenis, objek, hingga subjek pajak. Selain itu, disampaikan pula hak dan kewajiban perpajakan serta metode penerapan materi kesadaran pajak dalam kegiatan belajar mengajar.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Timur I, Lusi Yuliani, menegaskan pentingnya kolaborasi antara otoritas pajak dan dunia pendidikan dalam membangun budaya sadar pajak.
“Sinergisitas ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai kesadaran pajak sejak bangku sekolah. Kami berharap generasi muda memiliki pemahaman yang kuat dan kesiapan dalam memenuhi kewajiban perpajakan di masa mendatang,” ujarnya, Rabu (8/4).
Ke depan, Kanwil DJP Jawa Timur I berkomitmen untuk terus memperluas implementasi program ini melalui berbagai kegiatan edukasi, pendampingan, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong terbentuknya masyarakat yang semakin sadar dan patuh pajak.







