KabarBaik.co, Jember – Pelaksanaan ibadah puasa tidak menyurutkan semangat kemanusiaan warga Kabupaten Jember.
Usai melaksanakan salat Tarawih, puluhan umat Islam berbondong-bondong mendatangi gerai donor darah yang digelar oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember, Jumat (20/2) malam.
Kegiatan rutin tahunan bertajuk Donor Darah Ramadan ini dilaksanakan di dua titik strategis, yakni di depan Masjid Jami’ Al Baitul Amin dan kawasan Double Way Universitas Jember (Unej).
Meski rintik hujan sempat membasahi lokasi, antusiasme warga tetap tinggi untuk menyedekahkan darah mereka di malam suci ini.
Namun, tidak semua niat baik tersebut berjalan mulus. Sejumlah calon pendonor terpaksa menunda keinginannya karena dinyatakan tidak lolos tahap pemeriksaan kesehatan (skrining).
Dari dua lokasi tersebut, PMI Kabupaten Jember berhasil mengumpulkan total 40 kantong darah. Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian mereka, para pendonor yang berhasil menyumbangkan darahnya mendapatkan suvenir berupa tumbler menarik.
“Alhamdulillah, saya bisa donor hari ini. Biasanya sering gagal karena tensi saya rendah, tapi malam ini kondisinya pas,” ujar salah satu pendonor.
Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah memberikan apresiasi tinggi terhadap kesadaran masyarakat yang tetap peduli pada stok darah meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Strategi jemput bola pada malam hari ini memang sengaja dilakukan agar tidak mengganggu kondisi fisik warga yang berpuasa di siang hari.
“Donor darah di bulan Ramadan bukan hanya sekadar aksi medis, namun menjadi bentuk sedekah nyata bagi sesama yang membutuhkan di tengah suasana bulan suci,” pungkas Zainollah. (*)







